9 Pemain Cidera, PSS Target Menang Lawan Persis

user
tomi 09 September 2022, 15:25 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - PSS bersiap menghadapi Persis Solo dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023, Sabtu (10/9/2022) di Stadion Maguwoharjo. Skuad tuan rumah dihantui cidera karena lebih dari 9 pemain menepi dan tak bisa turun di pertandingan tersebut.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, mengatakan timnya akan berusaha keras memenangkan pertandingan melawan Persis meski ada cukup banyak pemain yang cidera. Ia menghitung lebih dari 9 pemain harus menepi di mana latihan terakhir sebelum pertandingan hanya diikuti 19 pemain saja.

“Dengan berbagai kendala kita coba evaluasi yang jadi kekurangan dan coba sedikit-sedikit tambal sulam apa yang bisa kita tambah. Sampai pagi ini yang bisa latihan 19, ada 9-11 yang cidera. Ada Ze, Jandia, Komar, Rifky, Riki ya banyak. Kita optimalkan 19 pemain yang ada,” ungkap Seto dalam sesi konferensi pers pra laga, Jumat (9/9/2022).

Banyaknya pemain cidera menurut Seto menjadi persoalan tersendiri. Namun begitu, seluruh pemain sudah berikrar untuk menampilkan yang terbaik dan meraih kemenangan di kandang sendiri.

“Pertandingan home lawan Persis, semoga besok pemain bisa lepas dan diberikan kemudahan dan keberuntungan yang jelas kami ingin memenangkan pertandingan. Persis juga begitu ingin memenangkan pertandingan, mereka kehilangan banyak poin. Ya semoga menjadi pertandingan menarik. Walaupu tanpa suporter, perjuangan kami untuk mereka,” sambung pelatih AFC pro ini.

Sementara terkait ketidakhadiran suporter, Seto mengungkap bahwa segenap tim menghargai keputusan tersebut. Namun ia berharap ke depan seluruh elemen terus menyatukan dukungan untuk kemajuan PSS.

“Artinya saya pribadi dan tim menghargai keputusan teman-teman suporter. Kami sering bertemu dan berbicara, dengan alasan yang kami pahami, kita tetap bersinergi dan komunikasi. Ketidakhadiran penonton pun kita tetap berjuang untuk PSS. Harapannya ke depan dukungan teman-teman suporter baik bisa datang langsung ataupun tidak, yang penting doa restu. Karena tujuan kita bersama untuk PSS, bukan untuk individu bukan untuk kelompok. Kita harus respek, hargai apa yang menjadi keputusan. Namun mudah-mudahan bisa menjadi hal yang lebih baik ke depan,” pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, elemen suporter PSS secara resmi menarik diri dari tribun stadion selama bulan September. Mereka menepi, berefleksi atas kejadian tidak baik yang menimpa elemen suporter selama satu bulan terakhir.

Di sisi lain, kepolisian dari Polda DIY juga tidak mengijinkan adanya suporter Persis Solo yang bertandang ke Maguwoharjo. Alasan menjaga stabilitas keamanan menjadi pertimbangan keputusan itu diambil.

Hal ini tentu akan menjadi hal menarik untuk disaksikan dalam laga nanti. Apalagi, selama ini PSS sebagai tuan rumah sering kesulitan ketika berlaga di depan puluhan ribu suporternya sendiri. Apakah Super Elja bisa meraup tiga poin dari Persis, kita nantikan bersama besok malam. (Fxh)

Kredit

Bagikan