PSS Telan Kekalahan Pertama di Luar Kandang, Menit Berharga Saddam Gafar

user
Agusigit 15 September 2022, 19:22 WIB
untitled

Krjogja.com - BOGOR - PSS harus mengakui keunggulan tuan rumah Persikabo 1973 dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 yang digelar di Stadion Pakansari, Kamis (15/9/2022). Dua gol tuan rumah gagal dibalas anak-anak Super Elja membuat pertandingan berakhir dengan skor 2-0.

Gol Persikabo muncul dari halauan bek Tallyson Duarte yang justru masuk ke gawang Try Hamdani (30). Berselang delapan menit, penyerang asing Persikabo, Bruno Dybal menyarangkan gol kedua bagi tuan rumah.

Kedua tim bermain terbuka di laga ini. Baik Djajang Nurdjaman maupun Seto Nurdiyantoro berani memperagakan permainan menyerang yang membuat laga menarik. Persikabo banyak menciptakan peluang berbahaya ke gawang PSS dan terlihat sedikit unggul dalam penguasaan bola.

Kali ini lini tengah dan depan PSS mengandalkan pemain lokal, dengan hanya menyisakan Tallyson Duarte sebagai satu-satunya legiun asing yang tampil. Persikabo sukses membuat lini belakang Sleman bekerja keras. Dimas Drajat dan kolega agresif ingin memasukkan bola ke gawang Sleman.

PSS kembali melakukan rotasi kapten tim, untuk kesekian kalinya. Setelah sebelumnya Bagus Nirwanto, Kim Kurniawan, Manda Cingi, kali ini Boaz Solossa didapuk sebagai kapitano sejak awal laga, sebelum dikembalikan pada Manda Cingi.

Meski gagal menang, namun bagi PSS pertandingan kali ini cukup berharga. Terutama karena ada kesempatan bagi pemain-pemain yang jarang tampil untuk turun lapangan merasakan atmosfer laga penting.

Striker Saddam Emirudin Gafar menjadi salah satu yang akhirnya comeback setelah satu musim lebih menepi karena cidera. Saddam mendapatkan 35 menit berharga di lapangan, melepaskan satu shooting dan terlihat percaya diri menjadi ujung tombak Super Elja.

Saddam cukup lama absen karena cidera lutut yang dialami. Kembalinya penyerang muda yang sempat menghuni timnas ini menjadi angin segar bagi PSS yang kini praktis kekurangan juru gedor berbahaya.

Arlan Agma Dinata juga mendapatkan menit bermain, 30 menit yang juga berharga untuk anak muda itu. Ia mengisi posisi tengah menggantikan Dave Mustaine.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro mengamini skuadnya berusaha meredam Persikabo dengan mengubah strategi permainan, serta menyesuaikan lawan. Namun, diakui Seto, ada beberapa pemain yang tak bermain seperti harapan yang akhirnya membuat timnya bisa kemasukan dua gol.

“Babak kedua kami coba ubah formasi permainan untuk menyusul kekalahan mengejar gol. Namun memang kami masih melakukan cukup banyak kesalahan dari babak pertama sampai babak kedua masih terjadi kesalahan individu seperti passing. Ini yang kami harus banyak mengobrol dengan pemain, apakah beban,” ungkap Kak Seto.

Kak Seto mengatakan timnya bakal melakukan evaluasi pada jeda waktu liga yang cukup panjang ini. PSS akan menghadapi laga salanjutnya 29 September mendatang melawan Persita di Maguwoharjo.

“Waktu yang ada jelas kami berikan libur untuk rest pemain, sekitar tiga hari untuk mereka. Setelah itu kami mulai lagi dan fokus lagi,” tandas Kak Seto yang juga diamini oleh kapten tim, Manda Cingi.

Untuk sementara hingga Kamis malam, posisi PSS masih belum beranjak dari peringkat 9 klasemen dengan poin 12. Sementara Persikabo yang memenangkan laga, menambah tiga poin menjadi 16 meski masih di posisi 7. (Fxh)

Credits

Bagikan