Ini Aturan Konyol Qatar Yang Dikeluhkan Jurnalis Piala Dunia 2022

user
Agusigit 17 September 2022, 16:17 WIB
untitled

Krjogja.com - Jakarta Gelaran Piala Dunia 2022 tinggal menyisakan beberapa bulan lagi digelar. Pentas Piala Dunia bisa menjadi panggung yang tepat bagi sebagian besar pemain untuk menunjukkan kapasitasnya bersama timnas masing-masing.

Namun jelang Piala Dunia Qatar 2022, sederet masalah muncul. Salah satunya adalah ketika otoritas Qatar memberlakukan aturan terbaru untuk masuk ke negaranya.

Seperti yang dikutip dari Telegraph, Jumat (16/9/2022), jurnalis mereka Robert Jackman mengatakan keputusan Qatar untuk memberlakukan aturan baru untuk masuk ke negaranya disebut bodoh dan bukan tanpa kontroversi.

Sebelumnya ada isu HAM dan homoseksualitas telah memicu kontroversi jelang Piala Dunia 2022, tapi kini berubah dengan aturan terbaru mengenai COVID 19.

Jackman mengatakan dia menghadiri pertandingan sepakbola yang disebut sebagai uji coba Piala Dunia, tapi dia sangat kecewa karena menghadapi pembatasan perjalanan baru saat di Qatar.

Pasalnya, saat ini orang-orang yang ingin memasuki negara Teluk harus menjalani tes Covid bersertifikasi laboratorium sebelum tiba di Qatar. Itu terlepas dari apakah mereka divaksinasi lengkap atau tidak.

Selain itu, sebelum tiba di Qatar, penumpang masih harus mengisi sertifikat vaksin NHS serta harus mengunduh aplikasi, Ehteraz. Oleh karena itu, setiap orang harus menunjukkan aplikasi Ehteraz sebelum memasuki restoran atau toko, menurut Jackman, yang menyebut pembatasan itu sebagai hal yang konyol.

Aplikasi ini membutuhkan koneksi internet untuk mengakses kode QR mereka. Jakman menambahkan kalau dia menghabiskan lima menit menunggu OTP untuk aplikasi tersebut.

Walaupun demikian, aturan pemakaian masker wajah di Qatar telah dilonggarkan, dengan masker hanya diwajibkan di transportasi umum.

Credits

Bagikan