Bantul United, Presiden Klubnya Pengusaha Kaya yang Gila Bola

user
Ivan Aditya 26 September 2022, 21:01 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Bantul United, klub peserta Liga 3 DIY resmi memperkenalkan diri ke publik dan melaunching tim, Senin (26/09/2022) malam. Tim yang merupakan pengembangan tim lokal asal Bantul ini berikrar ingin promosi ke Liga 2 di akhir musim 2022 nanti.

Bantul United dimiliki seorang pengusaha yang gila bola sejak kecil bernama Ardi Wasono Raharja. Ardi pula yang kini menjabat sebagai presiden klub yang bermarkas di Lapangan Kentungan Sleman ini.

Pemain senior yang didatangkan untuk Liga 3 DIY pun terbilang mewah. Satu nama yang dikenal luas yakni Talaohu Abdul Musafri yang malang melintang di sepakbola nasional dua dekade terakhir.

Musafri menjadi pemain paling senior, kapten tim dan leader bagi para pemain muda. Selain Musafri ada nama Tamsil Sijaya dan Ahmad Bahtiar yang juga berpengalaman di liga profesional Indonesia. Posisi pelatih yang juga merangkap manajer tim dipercayakan pada Suwandi HS yang berpengalaman di sepakbola Indonesia.

Ardi Wasono Raharja, Presiden Klub Bantul United, mengungkap, keinginan memiliki klub sepakbola memang sudah menjadi cita-citanya sejak kecil. Pengusaha briket batubara dan cangkang sawit ini diketahui sempat menjalin komunikasi dengan klub legendaris asal Bantul, namun akhirnya memutuskan berafiliasi dengan Galaxy, anggota Askab PSSI Bantul.

“Saya itu memang suka bola sejak kecil, dari hobi lihat bola, kemarin ingin punya klub jadi mencoba mengelola secara profesional. Yasudah akhirnya buat tim Liga 3 ini, namanya Bantul United,” ungkapnya di sela perkenalan tim di Hotel Merapi Merbabu.

Tak main-main memang, Bantul United beberapa waktu lalu viral setelah bus pemain tertangkap kamera dan menyebar di jejaring sosial media. Bus tersebut melekat pada Bantul United dan menjadi kendaraan operasional tim sehari-hari.

“Kami tidak main-main, target harus Liga 2 tahun ini. Kami ingin lolos dari DIY dan masuk Liga 2 musim depan,” sambungnya.

Talaohu Abdul Musafri, Kapten Bantul United mengamini target yang dicanangkan manajemen menjadi motivasi bagi para pemain. Diakui Musafri, tim sudah melakukan persiapan selama tiga bulan terakhir dan bekerja keras mempersiapkan diri.

“Target dari presiden klub Liga 2, maka itu jadi semangat kami juga pemain. Kami akan berusaha maksimal tapi tetap step by step, kita fokus dulu di Liga 3 DIY,” lanjutnya.

Sementara, Perwakilan Asprov PSSI DIY, Sabtuhari, menyampaikan kompetisi Liga 3 DIY kemungkinan besar digelar pertengahan Oktober mendatang, mundur dari rencana awal 1 Oktober. Kehadiran Bantul United pun diharapkan bisa mewarnai persepakbolaan DIY.

“Liga 3 tadinya akan dimulai 1 Oktober namun satu-dua minggu kemudian akan kita putar. 19 klub sudah mendaftar ikut serta dari total 24 yang jadi anggota Asprov. Kami turut mendoakan agar Bantul United bisa berbicara banyak di liga ini, dan membawa kesegaran baru bagi sepakbola DIY,” pungkas Sabtuhari. (Fxh)

Kredit

Bagikan