El Loco Gonzales Pecah Telor, PSIM Kalahkan Persela

user
Agusigit 27 September 2022, 19:10 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Sebiji gol Cristian El Loco Gonzales pada menit 71 memastikan kemenangan PSIM atas Persela Lamongan di laga lanjutan grup tengah Liga 2 2022/2023, Selasa (27/9/2022). Kemenangan berharga bagi PSIM untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen grup tengah.

Setidaknya El Loco memiliki beberapa peluang di pertandingan kali ini. Namun, hanya satu gol yang mampu dilesakkannya ke gawang Imam Arief Fadillah.

PSIM bermain cukup baik, terlebih di paruh kedua. Di tubuh lawan, Persela sebenarnya juga punya beberapa peluang berbahaya dari kaki Zulham Zamrun, namun beruntung bagi tuan rumah karena tidak ada satupun tendangan yang masuk.

Untuk sementara, PSIM naik ke posisi tiga klasemen sementara dengan poin 9. Namun posisi bisa berubah karena beberapa tim juga menjalani pertandingan sore ini.

Usai pertandingan, pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto mengaku bersyukur atas raihan kemenangan kedua di pertandingan melawan Persela. Menurut Erwan, perjuangan para pemain sangat luar biasa dan akhirnya berbuah kemenangan.

“Kekurangan pasti ada, kami akan evaluasi termasuk dalam transisi karena tadi ada momen dari Persela yang membuat jantung kami sempat berhenti. Saya sampaikan terimakasih pada seluruh pemain, yang tampil luar biasa hari ini,” ungkap Erwan.

Erwan meminta para pemain tidak cepat puas diri dengan raihan kemenangan di dua laga kandang ini. Pasalnya, perjalanan PSIM di liga masih sangat panjang dan lawan-lawan berat menanti di depan.

“Saya selalu sampaikan, pemain jangan cepat puas, kita selalu berbenah, berproses dan berprogres secara positif ke depan. Semoga tren positif ini bisa kita pertahankan ke depan,” tukas Erwan.

Sementara, pelatih Persela, Fachri Husaini menyebut timnya tidak layak kalah karena memiliki beberapa peluang yang seharusnya menjadi gol. Namun demikian Fachri mengakui permainan timnya bertolak belakang dari babak pertama ke babak kedua, di mana mereka nyaris tanpa peluang berbahaya.

“Pemaon kami kehilangan kepercayaan diri, sering melakukan kesalahan sendiri terutama pemain tengah di babak kedua. Tapi inilah sepakbola, kesalahan sedikit bisa menjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkas eks pelatih timnas U-16 ini. (Fxh)


Kredit

Bagikan