129 Tewas Dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ini Kata Kapolda Jatim

user
Agusigit 02 Oktober 2022, 07:51 WIB
untitled

Krjogja.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, sebanyak 129 orang meninggal dunia, dua diantaranya anggota polri dan 127 suporter, usai laga derby antara Arema FC Versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu 1 Oktober kemarin malam.

"Yang meninggal di dalam stadion ada 34 orang, kemudian yang lain meninggal di rumah sakit saat proses pertolongan," ujar Irjen Nico, Minggu (2/10/2022) dini hari tadi.

Irjen Nico Melani, ada 13 mobil yang rusak, 10 diantaranya mobil dinas Polri, dan mobil pribadi. "Dan masih ada 180 orang yang saat ini dalam proses perawatan," ucapnya.

Irjen Nico mengatakan, dari kurang lebih empat ribu penonton yang hadir di stadion, tidak semuanya anarkis dan tidak semuanya kecewa. Hanya sebagian dari mereka yang turun ke lapangan.

"Jadi ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan kalau semua tertib aturan maka tidak akan terjadi seperti ini. Karena peristiwa ini ada sebab dan akibat," ujarnya.

Baca Juga

Duka Sepakbola Indonesia di Malang, Liga 1 Dihentikan Sementara

"Sekali lagi kami berbela sungkawa dan akan melakukan langka-langka dengan steakholder terkait supaya ini tidak terjadi lagi," imbuh Irjen Nico.

Irjen Nico menceritakan, terkait pertandingan sepak bola antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Polri beserta penyelenggaraan serta instansi terkait sudah melaksanakan rapat beberapa kali.

"Sehingga pertandingan ini disepakati hanya dihadiri oleh supporter dari Arema saja. Sehingga tidak ada suporter dari Persebaya. Sedangkan untuk suporter Persebaya, hanya melakukan nonton bareng (nobar) di wilayah masing-masing," ucapnya.

Pertandingan pada Sabtu ini dimulai pada 20.00 WIB sampai 22.00 WIB. Dalam prosesnya dimenangkan Persebaya dengan skor 3-2. "Proses pertandingan tidak ada permasalahan hingga selesai," ujar Irjen Nico.




Kredit

Bagikan