Anggap Enteng, Sebabkan Milan Tersungkur Telak di Kandang Chelsea

user
Primaswolo Sudjono 06 Oktober 2022, 14:42 WIB
untitled

Krjogja.com - Chelsea sukses bikin Ac Milan tak berkutik di Stamford Bridge. Tim berjuluk-The Blues itu mampu pecundangi juara Serie A musim lalu dengan skor telak 3-0 pada matchday 3 Grup E Liga Champions, Kamis (6/10/22) dini hari WIB.

Ini merupakan kemenangan perdana pasukan Graham Potter di Liga Champions musim ini, sekaligus menjaga asa Singa London untuk lolos ke fase berikutnya. Gol-gol Chelsea masing-masing dicetak oleh Wesley Fofana (24’), Pierre-Emerick Aubameyang (56’), dan Reece James (61’).
Sebelumnya, pelatih Ac Milan, Stefano Pioli beranggapan bahwa The Blues tidak lebih kuat dari salah satu kontestan Serie-A, Empoli. Pelatih berkebangsaan Italia itu menyebut jika pertandingan tersulit baginya adalah ketika melawan Empoli.

“Saya mengerti ada ekspektasi untuk pertandingan melawan Chelsea. Tapi saya yakin pertandingan tersulit bagi kami adalah melawan Empoli,” ujar Pioli dikutip dalam TalkSPORT.
Lebih lanjut, juru taktik yang musim lalu membawa Milan meraih scudetto itu yakin anak asuhnya mampu menumbangkan Chelsea di kandangnya sendiri dan membawa pulang 3 poin.

“Saya percaya jika kami bermain di level yang biasa kami mainkan, maka hasil melawan Chelsea pasti ada dalam jangkauan kami,” imbuh pelatih berusia 56 tahun itu.

Namun, berbanding terbalik dengan statement yang diberikan Pioli. Tim berjuluk – Rossoneri itu justru tidak mampu mengimbangi permainan The Blues. Selama 90 menit pertandingan, tim yang memiliki warna kebanggaan merah hitam itu hanya mampu mencatatkan 1 shot on target. Para penyerang Milan dibuat mati kutu oleh barisan pertahanan Chelsea yang bermain solid dan spartan. Alhasil, Pioli harus menelan ludah sendiri atas statement yang ia keluarkan sebelum jumpa Chelsea.

Sementara itu, Pelatih Chelsea, Graham Potter mengaku senang dengan hasil yang diperoleh The Blues. Ia memberikan pujian kepada pasukannya yang mampu mengaplikasikan dengan baik apa yang telah diinstruksikan tim pelatih sebelum pertandingan. Meski ia tak menampik jika anak asuhnya sempat kesulitan menghadapi pressure tinggi yang diberikan para pemain Rossoneri di awal laga.
“Ini merupakan malam yang bagus bagi kami. Sebelumnya yang minta ke para pemain untuk bermain dengan baik dan menampilkan sikap yang bagus. Saya pikir mereka mampu melakukannya dengan fantastis,” ungkap Potter dikutip dari laman resmi UEFA.

“Saya pikir kami memulai laga dengan sedikit gugup pada lima menit awal. Hal itu jadi pemicu bagi kami untuk bermain lebih baik. Hasilnya kami dapat mengendalikan laga dan memberi banyak ancaman,” lanjutnya.

Pelatih asal inggris itu menambahkan jika ia menanti pertemuan kedua melawan Ac Milan yang kali ini gantian timnya yang akan bertandang ke markas Rossoneri.
“Saya menantikan San Siro (kandang Ac Milan). Ini akan menjadi tantangan besar bagi kami,” tutup pelatih berusia 47 tahun itu.

Dengan kemenangan ini, Chelsea mendapat tambahan 3 poin dan sementara mengumpulkan 4 poin yang membuat mereka berada di posisi ke-dua klasemen sementara Grup E. Sementara bagi Ac Milan, kekalahan ini membuat posisi mereka turun ke posisi ke-tiga setelah sebelumnya memimpin klasemen. (Lukman Hakim)

Kredit

Bagikan