PSSI Hormati Keputusan Penetapan Dirut PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

user
Tomi Sujatmiko 07 Oktober 2022, 11:43 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku sudah mendengar keputusan penetapan tersangka tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule menegaskan pihaknya sangat menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Polri.

"Saya sudah mendengar tentang itu dan PSSI menghormati penetapan tersangka yang baru saja dibacakan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” kata Iriawan dalam keterangan resminya kemarin malam.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kamis malam kemarin (6/10/2022) telah mengumumkan tersangka tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter. Salah satu yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi Akhmad Hadian Lukita.

Selain itu, Polri juga menetapkan Ketua Panitia Pelaksana Arema vs Persebaya Abdul Haris dan Koordinator Security Officer Arema FC Suko Sutrisno sebagai tersangka tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang.

Abdul Harris dan Suko Sutrisno sebelumnya juga sudah dijatuhi sanksi berat oleh PSSI. Keduanya dilarang terlibat dalam sepak bola selama seumur hidup.

Usai penetapan tersangka, Dirut LIB, Akhmad Hadian Lukita, menghormati keputusan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang menetapkan dirinya sebagai tersangka dalam tragedi Kanjuruhan. Akhmad Lukita ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya pada Kamis 6 Oktober 2022.

"Kami akan menghormati proses hukum yang berlaku dan akan mengikuti tahap-tahap proses yang akan dilalui berikutnya. Kami juga berharap peristiwa kemarin menjadi pelajaran berharga bagi semuanya," kata Akhmad Hadian Lukita seperti dilansir dari situs resmi PT LIB.

HALAMAN

Kredit

Bagikan