Dua Kali Erick Thohir Jadi Utusan Jokowi Selamatkan Sepakbola Indonesia

user
Primaswolo Sudjono 08 Oktober 2022, 11:40 WIB
untitled

Krjogja.com - Keputusan FIFA yang tidak memberi sanksi kepada sepakbola Indonesia, bahkan akan ikut bergabung dalam transformasi sepakbola Indonesia, tak bisa lepas dari peran Menteri BUMN Erick Thohir yang menjadi utusan khusus Presiden Joko Widodo (Joko Widodo). Erick menemui Presiden FIFA Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu (5/10/2022) lalu, untuk menyampaikan surat khusus Jokowi, terkait tragedi Stadion Kanjuruhan. Selain menyerahkan surat, mantan Presiden Inter Milan Italia ini juga berbicara khusus dengan Infantino.

Peran Erick Thohir menjadi utusan khusus Jokowi ke FIFA, ternyata sudah yang kedua kalinya. Tahun 2016, ketika sepakbola Indonesia dibekukan oleh FIFA, Erick Thohir yang waktu itu masih menjadi Presiden Inter Milan dan menjadi Ketua Komite Olimpiade Internasional/KOI), ditunjuk menjadi salah satu utusan khusus Jokowi.

Erick Thohir datang bersama utusan Jokowi lainnya, yakni Ketua Tim Ad-hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar, Rabu (27/4/2016) pagi WIB atau Selasa (26/4) malam waktu setempat, di markas FIFA, Zurich, Swiss. Erick Thohir dan Agum Gumelar juga ditemui Giani Infantino yang baru saja terpilih menjadi Presiden FIFA.

Erick Thohir dan Agum Gumelar bertemu dengan Gianni Infantino, di markas FIFA, Zurich, Swiss, Rabu (27/4/2016) (Foto: Dokumen PSSI)

Hasilnya, seperti sudah diketahui bersama, sanksi terhadap Indonesia dicabut dan bisa mengikuti pertandingan internasional. Akibat sanksi tersebut, ranking FIFA Indonesia sudah terpuruk jauh, yakni 172. Saat ini ranking Indonesia sudah menanjak jauh, setelah dilakukan pembenahan oleh PSSI dengan pelatih asal Korea Shin Tae Yong, sehingga menduduki peringkat 152.

Baca Juga:

Jokowi Pastikan Sepakbola RI Tidak Kena Sanksi FIFA, Bersama Bentuk Tim Transformasi

Tragedi Memilukan di Kanjuruhan, Begini Tanggapan Selebriti Pemilik Klub

Lantas apa yang dibicarakan saat Erick Thohir bertemu Gianni Infantino? Dalaum akun IG @erickthohir menyebutkan bahwa, selain menerima ucapan duka atas musibah di Kanjuruhan, keduanya juga membahas banyak hal demi kemajuan sepakbola di masa depan, khususnya Indonesia.

"Dengan pertimbangan potensi, popularitas, dan perkembangan sepakbola di Indonesia, serta dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang konstan, market yang besar, dan kondisi sosial politik yang stabil, organisasi sepakbola internasional itu juga siap memberikan dukungan maksimal," ungkap Eric Thohir yang berusaha mengungkapkan potensi besar sepakbola Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil serta market pasar yang besar.

Hadirnya FIFA ikut dalam proses transformasi bersama pemerintah, tak dapat dipungkiri terkait dengan upaya menyelamatkan potensi besar sepakbola Indonesia ke depannya. (Jon)

Kredit

Bagikan