Big Match Arsenal vs Liverpool Minggu Malam Ini, Mampukah Klopp Kembali Berjaya

user
Primaswolo Sudjono 08 Oktober 2022, 21:50 WIB
untitled

Krjogja.com - Jelang bentrok antara Arsenal melawan Liverpool, Pep Guardiola secara blak-blakan melontarkan pujian terhadap skuad asuhan Mikel Arteta. Pelatih Man. City itu tak menampik jika ada satu tim yang lebih baik dari tim arahannya saat ini, yakni Arsenal.

Big match akan tersaji akhir pekan ini. Arsenal bakal kedatangan Liverpool dalam lanjutan Premier League matchday 10. Duel seru ini akan berlangsung pada Minggu (9/10/22) pukul 22.30 WIB di Emirates Stadium.
Menghadapi Liverpool, skuad The Gunners – julukan Arsenal sedang dalam kepercayaan diri tinggi.

Pasalnya, hingga pekan ke-10 ini, mereka masih bertengger di puncak klasemen sementara Liga Inggris.
Pekan sebelumnya, Arsenal sukses mencukur rival sekotanya, Tottenham Hotspurs dengan skor meyakinkan 3-1. Terbaru dalam lanjutan Europa League, Meriam London berhasil melibas Bodo/Glimt dengan skor telak 3-0.

Dengan pencapaian itu, Pelatih Man. City, Pep Guardiola tak segan memberikan pujian terhadap pasukan The Gunners. Mantan bos Mikel Arteta itu menganggap bahwa Arsenal melakukan hal yang lebih baik dari tim asuhannya. Seperti diketahui, sebelum ditunjuk menjadi juru taktik Arsenal, Mikel Arteta pernah bekerja sama dengan Pep Guardiola sebagai asistennya saat masih di Man City.

“Kita tidak bisa melupakan satu hal. Ada satu tim yang lebih baik dari kami dan ini adalah kebenaran. Arsenal sudah melakukan hal yang lebih baik dari kami sejauh ini, yang membuatnya berada di puncak liga,” ungkap Pep dilansir dari Web Man. City.

Berbanding terbalik dengan Arsenal, The Reds – julukan Liverpool harus terseok-seok di papan tengah klasemen setelah start yang kurang mulus. Pasukan Jurgen Klopp itu berada di urutan ke 9 klasemen sementara, setelah hanya mampu mengumpulkan 10 poin dari tujuh pertandingan yang telah dijalani. Ini merupakan musim terburuk The Reds di bawah asuhan Jurgen Klopp.

Pekan sebelumnya, Liverpool harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Brighton di markasnya sendiri. Namun, dalam lanjutan Liga Champions tengah pekan kemarin, The Reds berhasil tundukkan wakil Skotlandia, Rangers dengan skor 2-0. Kemenangan ini menjadi modal penting sebelum menjajal kekuatan sang pemuncak klasemen.

Meski mengalami awal musim yang terbilang buruk, Jurgen Klopp meminta kepada Virgil Van Dijk dkk untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Pelatih berkebangsaan Jerman itu, mengaku cukup optimis timnya mampu menumbangkan Meriam London dan membawa pulang poin penuh.

Untuk mendukung ambisinya itu, Klopp mengaku telah menyiapkan sistem yang berbeda yang akan diterapkan kala bertandang ke Emirates. Seperti diketahui, pelatih yang telah menahkodai The Reds sejak tahun 2015 itu memiliki pakem sistem 4-3-3. Namun baru-baru ini, Jurgen Klopp mengaku telah menyiapkan beberapa sistem baru yang akan digunakan menyesuaikan dengan taktik lawan, termasuk pada laga melawan Arsenal esok.

“Ada sistem berbeda yang tersedia untuk kami. Mulai sekarang kami harus memilih mana yang terbaik untuk lawan berikutnya atau yang terbaik untuk saat ini,” ujar Klopp dilansir dari ECHO.

Pelatih yang musim lalu mengantarkan Liverpool menjuarai FA Cup dan Piala Liga itu membeberkan alasan mengapa ia memutuskan untuk menjajal banyak taktik. Klopp menjelaskan bahwa dengan banyak variasi taktik akan membuat gaya main The Reds tidak dapat diprediksi oleh lawan yang akan dihadapi.
“Apakah itu 4-5-1, 4-4-2 atau 4-2-3-1. Intinya kami harus lebih tidak dapat diprediksi,” tutup pelatih berusia 55 tahun itu.

Selain adu gengsi antara dua tim yang termasuk ke dalam anggota Big Six itu, pertarungan antara Arsenal vs Liverpool esok hari akan menjadi panggung unjuk ketajaman dua striker Brazil, Roberto Firmino dan Gabriel Jesus. Uniknya, statistik menunjukkan bahwa dua ujung tombak andalan tim Samba itu memiliki catatan goal dan assist yang sama. Keduanya sejauh ini di pentas Premier League sama-sama berkontribusi untuk timnya masing-masing dengan 8 gol, dengan catatan 5 goal dan 3 assist.

Menarik untuk dinanti, siapa yang akan lebih tajam dan mampu membawa timnya keluar sebagai pemenang. (Lukman Hakim)

Kredit

Bagikan