Pelanggar Lalu Lintas Nekat Ambil Pistol Polisi

user
Primaswolo Sudjono 21 November 2022, 22:33 WIB
untitled

Krjogja.com - MAGELANG - Diduga mengambil senjata api pistol dari kantong senjata (hoster) secara paksa menggunakan tangan kanannya, J (30) harus berurusan dengan polisi. J juga sempat mengaku anak anggota polisi. Bahkan sebuah peluru dari pistol yang diambil tersebut sempat meletus ke arah bawah.

Plt Kapolresta Magelang AKBP M Sajarod Zakun SH SIK di Mapolresta Magelang, Senin (21/11/22) didampingi Danramil Mertoyudan Kapten Arm M Pitoyo dan Kasat Reskrim Polres Magelang Setya Hermawan SIK MA menyebutkan, ada beberapa barang bukti yang diamankan, di antaranya senjata api dinas jenis Revolver S&W 4 beserta empat butir peluru dan satu selongsong peluru.

Juga Surat Izin Membawa dan Menggunakan Senjata Api (SIMSA), satu kopel lalu lintas warna putih beserta satu hoster warna putih, satu mobil Toyota Limo plat nomor Yogyakarta, sebuah jaket dan celana training serta satu BPKB mobil.

Baca Juga

Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Selatan Jawa, Waspada!

Kejadian ini, bermula dari pelanggaran lalu lintas di wilayah Borobudur. Saat itu J mendampingi temannya yang mengemudikan mobil Toyota Limo, melanggar rambu lalin larangan melintas dari Simpang Tiga Kantor Sat Obvit Borobudur menuju arah Pasar Borobudur, melewati depan Pos Lantas Borobudur.

Anggota Sat Lantas Borobudur mencoba menghentikan mobil tersebut, namun mobil terus melaju dengan kecepatan tinggi dan membahayakan penyeberang jalan. Anggota Sat Lantas pun mengejarnya dan menanyai pengemudi mengapa kabur. Saat itu J, yang duduk di samping temannya yang mengemudi, keluar dari dalam mobil dan mendekati Anggota Sat Lantas, dengan tangan kanannya, J mengambil pistol yang ada di dalam hoster petugas. Dengan pistol di tangan, J menuju trotoar jalan dan mengayun-ayunkannya sambil berkata, "Aku anak polisi."

Permintaan gar pistol dikembalikan tak dihiraukannya, bahkan tanpa diduga terjadi letusan ke arah bawah. Seorang Anggota Korem 072/Pamungkas yang sedang berada di lokasi lantas mencoba merangkul tubuh J dari belakang diikuti Anggota Sat Lantas hingga berhasil mengamankan pistol tersebut dari tangan J. J mengaku panik saat dihentikan petugas dan khilaf telah mengaku anak polisi. (Tha)

Kredit

Bagikan