Pemain - pemain PSIM Antusias Kabar Titik Terang Liga 2

Skuad PSIM berlatih dengan gembira. (dok PSIM)
Krjogja.com - YOGYA - Kabar titik terang Liga 2 yang berhembus setelah pertemuan Menpora, Zainudin Amali dengan PSSI dan PT LIB menjadi angin segar bagi para pelaku lapangan kasta kedua kompetisi profesional Indonesia. Para pemain yang kini menganggur, dengan antusias menanti kabar baik yang akan terjadi pada ladang berkarya mereka.
Savio Sheva, salah satu pemain muda PSIM turut menyampaikan harapan agar pertemuan antara pemerintah dan PSSI membawa titik terang bagi Liga 2. Menurut Sheva, para pemain khususnya dari PSIM saat ini masih menanti informasi dari klub dan federasi terkait kelanjutan liga.
“Kami sangat berharap ada kelanjutan kabar baik untuk Liga 2. Sekarang kami hanya di rumah, berlatih mandiri menjaga kondisi. Ya harapannya bisa mulai lagi liganya,” ungkapnya ketika berbincang dengan KRjogja.com, Jumat (20/1/2023).
Baca Juga
Ocvian Chanigio, Pemain PSIM Ini Jual Sepatu Bolanya Karena Liga 2 Batal Lanjut
Soal Liga 2 Lanjut, PSIM Pilih Tunggu Kepastian Sebelum Melangkah
Sheva sendiri mengatakan, durasi kontraknya dengan PSIM masih berjalan hingga Maret 2023 nanti. Namun, apabila kompetisi Liga 2 resmi terhenti dan tak akan berlanjut lagi, maka kontraknya dipastikan berakhir pada bulan Januari ini sesuai klausul yang ada.
Antusiasme senada disampaikan Ocvian Chanigio, pemain PSIM yang kini banyak menghabiskan waktu bersama keluarganya di Temanggung. Ovan, sapaan akrab Ocvian turut berharap agar liga bisa digulirkan lagi dan ia bisa bekerja sebagai pemain profesional.
“Mudah-mudahan kabar yang muncul ini jadi titik terang untuk kompetisi. Mudah-mudahan segera ada kabar baik untuk kompetisi lagi biar bisa bekerja lagi,” ungkap Ovan.
PSIM sendiri memilih untuk menanti kepastian dari federasi untuk melangkah ke depan. PSIM tak ingin terperdaya harapan palsu yang kerap terjadi sejak beberapa waktu belakangan di sepakbola Indonesia. (Fxh)
BERITA TERKAIT
KR Menarik Minat Mahasiswa Asing Belajar Bahasa Indonesia
Periksa PCR Berkurang, BLKK DIY Tetap Kedepankan Kualitas Layanan
Unik, Patung Kuda Lumping ini Terbuat dari Kanalpot Hasil Razia
Di Pati 300 Kilometer Jalan Rusak, Warga Iuran Sukarela untuk Perbaikan
Aktif di Yayasan Panti Rapih, T Hani Handoko Dipanggil Tuhan
Tersangka Mutilasi Pakem Mengeksekusi Korban Tanpa Terburu-buru
SD Negeri Caturtunggal 3 Adakan 'Panen Karya P5'
Tetapkan 1 Tersangka, Kejari Sukoharjo Tangani Kasus Dugaan Korupsi PD BKK Bulu
Berkedok 'Valet Parking' Hotel Bawa Kabur Mobil HRV
Sambut Ramadan, Komunitas Guru Gugus 8 Depok Gelar Bazar
Perdebatan Hisab dan Rukyat Sudah terjadi di Zaman Belanda
Padusan di Telaga Kusuma, Pengunjung Disambut Live Music
AMI Bertekad Implementasikan Sapta Karsa
Sadisnya Pelaku Mutilasi Pakem, Usai Membunuh Mampir Makan di Warmindo
Suasana Puasa Zaman Kolonial Belanda, Satu Bulan Sekolah Libur
Organisasi Berbasis Digital, Jadilah Kupu-kupu
Lulusan STPMD 'APMD' Dituntut Proaktif dan Aplikasikan Ilmu di Masyarakat
Pelaku Mutilasi Sempat Tulis Surat, Kita Bisa Bertemu di Penjara atau Akhirat
Berangkat Mijit Pelanggan, Malah Curi Motor
BRI Terkoneksi SIPD, Mudahkan Pengelolaan Transaksi Keuangan
Imam Sudjarwo Terpilih Ketum Ketiga kalinya