Muncul Dua Skema Liga 2, Begini Kata PSIM

user
Tomi Sujatmiko 24 Januari 2023, 19:41 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggelar owners meeting tim Liga 2, Selasa (24/1/2023) hari ini di Jakarta. Muncul dua opsi terkait kompetisi kasta kedua Indonesia yakni lanjut hingga Juli 2023 atau berhenti dan memulai musim kompetisi baru 2023/2024 mulai Juni dan selesai Januari 2024.

PT LIB menawarkan dua opsi pada para pemilik klub Liga 2 yakni skema penghentian kompetisi untuk mempercepat musim baru atau lanjut dengan segala konsekuensi termasuk biaya membengkak. Dalam skema yang muncul pula di lini massa Twitter, PT LIB menyebutkan bahwa biaya kompetisi akan membengkak termasuk dengan skema bubble dan tak adanya revenue klub untuk operasional.

Diketahui saat ini banyak klub Liga 2 yang sudah membubarkan skuadnya. Apabila dipilih format home away, maka liga dimulai kembali pada Februari dan selesai Juli 2023 artinya, tidak ada jeda ke Liga 1 2023/2024 untuk tim promosi.

BACA JUGA

Ocvian Chanigio, Pemain PSIM Ini Jual Sepatu Bolanya Karena Liga 2 Batal Lanjut

Gunakan Wisma Soeratin, PSIM Yogyakarta Harus Bayar Sewa Rp 300 Juta

CEO PSIM, Bima Sinung Widagdo yang turut dalam owners meeting mengatakan timnya tetap berkeinginan agar kompetisi Liga 2 dilanjutkan. Namun PSIM masih keberatan dengan waktu berakhir di bulan Juni-Juli.

"Intinya kami mau lanjut, tapi dicari formulasinya. Jangan selesai di bulan Juli. Ini terlambat pembahasannya, harusnya sudah sejak Desember dibahas secara detail. Sekarang kita sudah kena bulan Puasa dan lain-lain," ungkap Bima ketika dikonfirmasi KRjogja.com.

Owners meeting sendiri masih dilaksanakan hingga petang ini. Belum ada keputusan mana skema yang dipilih dari tim Liga 2. Namun diketahui ada voting untuk mengambil keputusan yang nantinya masih akan dibawa ke rapat Exco PSSI. (Fxh)

Kredit

Bagikan