Timnas Israel Lolos ke Piala Dunia U-20, Ini Komentar Erick Thohir

user
Tomi Sujatmiko 01 Maret 2023, 07:37 WIB
untitled

Krjogja.com - Jakarta- Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 pada Mei hingga Juni mendatang. Salah satu sorotan adalah akan hadirnya timnas Israel sebagai peserta di turnamen usia dini paling bergengsi di dunia itu.

Israel lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia sebagai salah satu wakil benua Eropa. Mereka sukses menembus babak semifinal di Piala Eropa U-19 sehingga berhak berlaga di Indonesia.

Lolosnya Israel jadi perdebatan cukup sengit di tanah air. Indonesia tak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Selain itu, Indonesia selama ini mendukung kemerdekaan Palestina yang terus berkonflik dengan Israel.

Meski demikian, ketua umum PSSI Erick Thohir memastikan Israel akan diperlakukan dengan baik sama seperti peserta lain selama perhelatan Piala Dunia U-20. Erick meminta olahraga dipisahkan dengan politik."Konteks politik dan olahraga itu menjadi bagian daripada kejadian yang ada di seluruh dunia. Sebagai tuan rumah, kita harus menyiapkan tentu tim manapun yang bermain. Harus kita siapkan. Kalau kita tidak melayani dengan baik tim-tim peserta dari negara manapun gimana kita bisa melakukan yang namanya Piala Dunia," kata Erick Thohir saat peresmian Emtek Group sebagai pemegang hak sir Piala Dunia U-20 2023, Selasa (28/2/2023).

Untuk menyukseskan Piala Dunia U-20 2023 yang akan diikuti timnas Israel, PSSI juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kemenko Polhukam.

Erick berharap Piala Dunia U-20 2023 bisa sukses dan tidak tercoreng meski ada Timnas Israel main di Indonesia. Pasalnya kesuksesan Piala Dunia U-20 2023 akan menjadi pembuka jalan bagi Indonesia menjadi tuan rumah gelaran akbar lainnya seperti Piala Dunia dan Olimpiade. "Khususnya untuk beberapa negara yang ada isu diplomatik kita akan melibatkan Kemenlu dan Kemenko Polhuham untuk menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan sehingga kesempatan mimpi kita menyelenggarakan Piala Dunia sirna ataupun mimpi ingin menyelenggarakan Olimpiade sirna karena kita semua terbelenggu oleh politik bukan event olahraganya. Tentu konsekuensinya harus kita jaga baik-baik. Makanya kita kerjasama dengan banyak pihak termasuk pemerintah, Kemenlu dan Menko Polhukam," tegas Erick. (*)

Kredit

Bagikan