11 Atlet UTI Pro DIY Ikuti Kejurnas Taekwondo Pelajar Piala Menpora

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Pengprov UTI Pro DIY menyiapkan sebanyak 11 taekwondoin putri, guna tampil pada kejurnas taekwondo pelajar Piala Menpora 2019 sekaligus Lampung Open II, yang akan digelar di Kalianda, Lampung Selatan, Lampung, 28-29 September 2019.

Ke-11 atlet taekwondo UTI Pro DIY tersebut yaitu Karelina Putri, Putri Kinasih, Nadia Kiswaila, Joanita Panca Sonya, Seyla Aprilla, Chelsea Hanami, Eva Kumala W, Najwatun Khayya, Audrey Nisaputri, Atiyah Salma dan Nadhira Evanthe. Mereka didampingi pelatih Hendro Susilo dan Agung Listyawan. Para atlet taekwondo UTI Pro DIY  akan bertolak ke Lampung Kamis (26/9). Mereka di Grand Senyum Hotel Jalan Diponegoro Yogya, Sabtu (21/9) dilepas Ketua Umum UTI Pro DIY didampingi Sekum Pengprov UTI Pro DIY Master
Sumartono, Kabid Binpres Hardiyanto dan orang tua atlet.

"Target kita dalam kejurnas taekwondo pelajar di Lampung Open 2019 yang kedua dan Piala Menpora pertama ini, merebut sedikitnya tiga medali emas. Para atlet akan turun di kategori lomba kyorugi dan poomsae," ujar Hendro Susilo kepada KR disela acara pelepasan.

Ketua umum UTI Pro DIY menjelaskan, para atlet taekwondo DIY termasuk yang diperhitungkan oleh daerah lain. Untuk itu pihaknya berharap, agar semua atlet mampu memperlihatkan penampilan yang terbaik. "Kalian merupakan srikandi taekwondo yang terpilih untuk mewakili DIY, yang telah mendapat restu dari orangtua, pelatih dan pengurus Pengprov UTI Pro DIY. Untuk itu kalian diharapkan mampu menampilkan yang terbaik dalam event ini," ujarnya.

Sementara itu, Sumartono menambahkan kalian harus mampu meraih prestasi untuk Yogyakarta. "Kalian merupakan generasi penerus taekwondo sebelumnya yang telah mengharumkan nama Yogya di tingkat nasional.

Menghadapi kejurnas ini kalian harus fokus dan pikiran kalian hanya satu yaitu bertanding dan meraih prestasi. Selain itu jangan lupa berdoa, bagi yang ber-agama Islam jangan lupa membawa peralatan ibadah," ujar Sumartono.

Sedangkan Hardiyanto mengatakan, kalian ditargetkan bisa mencapai prestasi atlet best and the best. "Kalau kalian main bagus, penuh semangat saat bertanding, kalian akan diingat selalu oleh wasit. Saya berharap atlet jangan membawa HP. Alasannya, kalau kalian membawa HP konsentrasi  kalian tidak konsen dan tidak fokus saat menghadapi pertandingan," ujar Hardiyanto. (Rar)

BERITA REKOMENDASI