197 Pesilat Naga Hitam Diuji

SEMARANG KRJogja.Com – Perguruan Silat Naga Hitam Kota Semarang, Minggu (15/12/2019) menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di lapangan Asrama TNI AD Mrican Semarang. UKT diikuti 197 pesilat dari sabuk putih, kuning, hijau dan biru yang tersebar di 11 cabang tempat latihan.
 
Ketua Perguruan Silat Naga Hitam Indonesia, Jawa Tengah Drs Suwarto MPd usai membuka UKT kepada wartawan mengatakan, bahwa kenaikan tingkat ini erat kaitannya dengan upaya meregenerasi pesilat serta penjajakan kemampuan dan prestasi.
 
"Kami memiliki cabang-cabang latihan di mana-mana. Bahkan dalam perkembangannya mengalami banyak permintaan untuk dibuka cabang-cabang baru. Namun kendalanya adalah ketersediaan pelatih yang masih bisa dikatakan minim atau terbatas", ungkap Suwarto.
 
Ditambahkan oleh Suyoto, sesepuh Naga Hitam pemegang Sabuk Hitam Strip 4. "Adanya cabang yang membuka jadwal setiap hari, membuat pelatih harus fokus pada satu tempat lahihan. Salah satunya yang ada pada cabang Gedung Golkar Jalan Veteran Semarang. Di sini (gedung Golkar) hampir setiap hari ada jadwal latihan, sehingga pelatihpun dituntut konsentrasi di satu tempat tersebut.
Karenanya dengan digelarnya UKT setahun 2 kali ini maka diharapkan akan berpengaruh pada regenerasi pesilat sehingga akan lahir bibit-bibit pelatih", tambah Suyoto.
 
Sementara Ketua Panitia UKT, Kapten Inf Taufik Nur Hidayat S.Sos menyatakan minat pesilat mengikuti UKT cukup tinggi. Terbukti pada tahun 2019 periode II ada 197 yang dikirim dari 11 Cabang yang tersebar di Kota Semarang. Mereka antara lain dari Cabang SMK N 1, SMK N 3, Cabang Pedurungan, Cabang gedung Golkar, STM Grafika, SDN Kramas, SDN Gisik Drono, SDN Tinjomoyo, SMP N 32, SDN Mangkang dan SDN Wates. (Cha)

BERITA REKOMENDASI