Alat Ini Digunakan Membawa Api Asian Games 2018 dari India ke Indonesia

PANITIA Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Jakarta Palembang memastikan api obor Asian Games 2018 akan tiba di Tanah Air pada 18 Juli mendatang, sebulan sebelum pembukaan di Jakarta pada 18 Agustus.

Obor yang didatangkan dari Stadion Nasional Major Dhyan Chand, India, itu akan diarak keliling (torch relay) dengan melibatkan 1.000 pelari di 29 kota seluruh Indonesia dengan jarak tempuh 10 ribu kilometer.

Baca Juga: Kirab Obor Asian Games 2018 Resmi Dimulai

Sekjen Inasgoc, Eris Herryanto dalam keterangannya mengatakan pihaknya telah meninjau Stadion Nasional Major Dhyan Chand dan berkoordinasi dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA) yang diwakili Director of International Relations OCA Vinod Tiwari dan perwakilan dari Asosiasi Olimpiade India (IOA) yakni Presiden IOA, Narinder Batra beserta Rajeev Mehta sebagai Sekjen IOA terkait dengan rencana mendatangkan api obor Asian Games 2018.

Usai pertunjukan budaya India dan Indonesia, prosesi arak-arakan dilanjutkan dengan membawa lari obor sejauh 3 km. Rutenya melewati beberapa tempat bersejarah di New Delhi, seperti monumen perang, India Gate yang legendaris, Rashtrapati Bhavan Lawns, sebuah taman luas tempat India merayakan Republic Day dan Hari Kemerdekaan, dan kembali ke stadion Major Dhyan Chand.

Baca Juga: Presiden Ingin Indonesia Masuk 10 Besar Asian Games

Obor tersebut akan diserahkan kembali ke Torch Ambasador Indonesia untuk kemudian dibawa ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di India. Menurutnya Inasgoc mendapat dukungan dari KBRI di New Dehli. Sebab untuk mengelar momen penting dalam rangkaian persiapan Indonesia menuju Games Times itu dibutuhkan koordinasi operasional dan keperluan logistik khusus.

                       

Alat yang digunakan untuk membawa api dari India ternyata menyerupai lampu petromak. Dengan bentuk seperti tabung yang terbuat dari logam khusus, alat ini digunakan untuk memindahakan api Asian Games 2018 dari India ke Indonesia. Di bagian tengah tabung tersebut terdapat kaca untuk melihat kondisi api yang dibawa.

Ukuran tabung berkisar 25 centimeter dengan diameter 7 centimeter dengan saluran udara diatasnya berisikan cairan khusus sebagai 'bahan bakar' untuk terus menjaga nyalanya api. Meski berisikan api, alat ini tidak terasa panas jika disetuh dari luar, jadi tetap aman saat dibawa. Dengan menggunakan pesawat Boeng 737 milik Angkatan Udara RI, api abadi diterbangkan dari India ke Indonesia. (*)    

 

BERITA REKOMENDASI