Alex Tatontos Tak Terpisah dari Tinju

MANTAN petinju nasional, Alex Tatontos tidak mampu melepaskan diri dari dunia tinju. Di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai anggota pasukan Brigif Para Raider 3, peraih medali emas SEA Games Jakarta-Palembang 2011 dan perak SEA Games Myanmar 2013 tetap terlibat dalam dunia tinju. 

"Dunia tinju itu sudah mendarah daging. Makanya, saya tidak bisa lepas dan akan terus mengabdi untuk mencetak petinju amatir yang mampu berprestasi di tingkat nasional," kata Sertu Alex Tatontos di Jakarta, Senin (15/1/2018). 
Kini, Alex yang terakhir mewakili Sulawesi Selatan merebut gelar juara kelas menengah PON Jawa Barat sudah beralih profesi. Dia menjadi pelatih di Sasana Brigif Para Raider 3 dan Sasana Asabri Moncong Loe. 

"Ada 57 petinju yang saya bina di dua sasana itu. Sebanyak 10 petinju yang semuanya prajurit di Brigif Para Raider dan 46 petinju di Asabri yang semuanya pelajar. Lewat tinju, saya akan mencoba menghindarkan mereka dari kegiatan negatif khususnya para pelajar," katanya.

Guna melihat kemampuan anak asuhannya, Alex akan menerjunkan 6 petinju dari Brigif Para Raider 3 untuk tampil pada Kejuaraan Tinju Amatir Piala Kapolda Metro Jaya di Balai Sarbini Jakarta, 29 Januari hingga 2 Februari 2018. 
"Mereka yang mewakili Brigif Para Raider 3 adalah para petinju terbaik yang dijaring dari hasil Kejurda/Pra Porda Sulsel 2017. Saat ini, mereka sedang menjalani latihan persiapan," kata Alex yang juga terlibat sebagai panitia cabang olahraga tinju Asian Games 2018. 

Ke-6 petinju tersebut adalah Hamka (52kg), Sampara (56kg), M Idris (60kg), Endi Duran (64kg), Melkianus (69kg), Dianto Putra Sitorus (75kg).
 
"Saya sengaja tidak mematok target medali di Piala Kapolda Metro Jaya. Apalagi, mereka kan baru setahun menjalani latihan. Saya hanya berharap mereka bisa menambah jam terbang untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Angkatan Darat (PORAD) di Malang, Agusrus mendatang," ujarnya.(Fon)

BERITA REKOMENDASI