Andrey dan Della Juara Junsen Putra-Putri Kejurda Sepatu Roda

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRjogja.com – Andrey Makayasa (Black Hawk) dan Della Olivia Silviana (Nine Speed Bantul) masing-masing sukses menjadi juara, setelah pada final nomor 5.000 meter Junior-senior (Junsen) putra-putri menjadi pesepaturoda paling depan yang menyentuh garis finish. Kedua pesepaturoda yang berlomba di track outdoor kompleks Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Sabtu (18/12) tersebut berhasil menuntaskan lomba sebanyak 25 lap sekaligus berjaya mengatasi puluhan peserta yang bertarung di kelompok yang sama.

Berkat sukses menjadi kampiun di nomor 5.000 M Junsen itu, baik Andrey maupun Della berhak naik podium utama sekaligus menyabet medali emas. Sedangkan medali perak di nomor Junsen putra diraih Faril Rahmadan Zacki (MIC) dan perunggu direbut Rafdhan Aulia Rizky (Black Hawk). Sedangkan medali perak 5.000 Junsen putri direbut pemain PON XX DIY Aurelia Nariswari Putri Sigit (Black Pegasus) dan medali perunggu disabet Naviska Putri Alifah (PSSC).

Penyerahan medali di antaranya untuk juara I,II III 5.000 meter Junsen putri dilakukan anggota Binpres KONI DIY Wesley HT didampingi Ketua umum (Ketum) Pengda Porserosi DIY Edy Sunaryoto SE. Pada kesempatan tersebut Wesley mewakili Ketum KONI DIY membuka kejurda antarklub Porserosi DIY yang akan berlangsung hingga Minggu (19/12).

Pada acara pembukaan juga dihadiri perwakilan KONI DIY Kemis Raharjo, perwakilan KONI Bantul, Ketua Pengkab Porserosi Bantul Iswanti, perwakilan Pengkab Porserosi Kulonprogo, Luwaryono, Binpres Pengda Porserosi DIY Dr Fauzi Idris dan jajaran pengurus Porserosi DIY lainnya.
Edy Sunaryoto mengatakan, sudah dua tahun tidak ada kejurda sepatu roda, karena pandemi covid-19.

Penyelenggaran kejurda kali ini merupakan moment yang paling ditungu-tunggu para atlet dari masing-masing klub sepatu roda yang ada di Pengkab/Pengkot Porserosi se DIY. Pesertanya cukup meriah, diikuti 146 atlet dari 11 klub yang ada di DIY, sehingga dengan banyaknya peserta membuat kejurda berlangsung dua hari dan akan berakhir Minggu (19/12).

Pada tahun 2022 mendatang kita akan menggelar kejurda antar Pengkot/Pengkab Porserosi se DIY, bukan lagi antarklub, terang Edy.

Sementara itu, Wesley HT mengatakan, menyambut baik penyelenggaraan kejurda sepatu roda tahun ini, apalagi pada PON XX/2021 Papua yang digelar Oktober lalu DIY berhasil mendulang 1 perak dan 2 perunggu. Paling tidak dengan kejurda ini, untuk menginventarisasi atlet kembali dengan harapan nantinya dipersiapkan untuk menuju PON XXI/2024 di Sumut-Aceh, ungkap Wesley.

Lebih lanjut dikatakan Wesley, dengan ada event kejurda ini merupakan langkah awal, baik bagi atlet PON DIY yang ikut di Papua lalu maupun atlet potensial lainnya. Dengan kejurda akan terjadi persaingan antar atlet yang nantinya akan memunculkan atlet- atlet elite.

KONI DIY sangat mengapresiasi Pengda Porserosi DIY yang telah mengadakan kejurda. Dengan harapan event-event sepatu roda di DIY, tidak hanya kejurda, tapi juga dihelat kejuaraan sepatu roda lainnya, pungkas Wesley.

Untuk juara kategori lainnya yaitu kelas 5.000 meter KU C putri: I. Mayda Faustine LA (Nine Speed Bantul), II. Aiko Faraditya Zahra (PSSC) dan III. Azkiya Wirastuti I (Nine Speed Bantul). (Rar)

BERITA REKOMENDASI