Atlet Olimpiade Australia dan Denmark Kemalingan

Editor: Ivan Aditya

RIO DE JANEIRO (KRjogja.com) – Faktor keamanan atlet selama berlangsungnya Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini terus menjadi perhatian pihak panitia penyelenggara. Diberitakan sudah ada laporan kemalingan dari perkampungan atlet.

Kendati tidak menimpa kontingen Indonesia, tapi Chef de Mission Kontingen Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan hal itu menjadi perhatiannya juga. Menurut dia, ia bersama para Ketua Kontingen negara lainnya juga sudah duduk bersama dalam CdM meeting dan sudah diantisipasi panitia.

"Pengamanan pun kini diperketat. Setiap pekerja yang keluar dari apartemen di perkampungan atlet digeledah oleh security, lalu saat akan keluar gerbang terluar perkampungan atlet kembali diperiksa lagi. Kalau ada laporan pencurian atau kehilangan, pihak panpel responsnya sangat cepat sekali dan dicari koordinator di setiap sektornya," katanya.

Kekhawatiran akan kondisi pengamanan di lingkungan perkampungan atlet itu terjadi setelah ada laporan dari kontingen Australia dan Denmark yang kemalingan. Olimpiade Australia menjadi korban pencurian di tengah evakuasi kebakaran di Apartemen Olympic Village, Rio de Janeiro, Brasil. Dilaporkan laptop dan kaus lengan panjang untuk penangkal nyamuk zika milik salah satu atlet telah diambil dari kamar mereka.

Kebakaran itu terjadi di tempat parkir Apartemen Olympic Village yang dihuni seratus atlet Australia. Hal itu menurut CdM kontingen Australia memang dilakukan guna memancing para atlet keluar dari kamarnya dan baru pencuri beraksi. Pasalnya, alarm kebakaran saat itu tidak berbunyi hanya asap yang mengepul yang membuat para penghuni wisma atlet akhirnya keluar. Setelah kasus Australia, Kamis lalu giliran kontingen Denmark yang mengalami kehilangan. (*)

BERITA REKOMENDASI