Atlet Takraw Butuh Perhatian Pemkab Pati

PATI, KRJOGJA.com – Penggiat olaraga sepak takraw mengeluhkan minimnya perhatian dari Pengurus Kabupaten Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia Pati. Saat  mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Demak, para atlet dan official PSTI Pati  dibiarkan bertanding tanpa bantuan anggaran. 

Pelatih sepak takraw Pati Johan Adi Putra mengaku untuk berangkat ke Demak, ia bersama empat atlet sepak takraw dan tim official rela naik sepeda motor menuju Demak, hanya supaya bisa untuk  mengikuti even tersebut. 
 

"Kami sempat  ke KONI dan Dispora Pati, namun tidak diberi  anggaran.  Bahkan kami sempat berencana tidur di musholla atau masjid selama mengikuti kejurprov karena minimnya anggaran. Tapi akhirnya, kita diberi tempat menginap di rumah dinas Sekda Demak," cerita pelatih asal Dukuhseti itu, Kamis (22/11).
     
Johan mendesak Koni seharusnya lebih memperhatikan atlet.Termasuk mencarikan solusi agar semua bisa mengikuti kejuaraan. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI