Bima Perkasa Akui Keunggulan Satya Wacana

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bank BPD DIY Bima Perkasa harus mengakui keunggulan Satya Wacana Salatiga 84-98 dalam laga uji coba di GOR Klebengan Senin (30/12/2019). Kelelahan usai menjalani latihan fisik berat sejak Sabtu (28/12/2019) lalu jadi faktor utama belum maksimalnya penampilan Frida Aris dan kawan-kawan dalam pertandingan kemarin.

“Sabtu kemarin kami baru selesai latihan fisik, cukup berat dan butuh recovery. Tadi kondisi anak-anak memang belum pulih, pengaruhnya banyak miss. Free Throw saja cuma 50 persen,” kata pelatih kepala Bank BPD DIY Bima Perkasa, Raoul Miguel Hadinoto usai pertandingan.

Meski kalah pelatih yang akrab disapa Eboss itu tidak melihat ada penurunan di tim. Main dengan kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya para pemain bisa mencetak 84 angka. Dari uji coba kemarin ada sisi positif yang ia ambil.

“Ini pembelajaran yang bagus buat kami, artinya kami bisa tahu sejauh mana kekuatan Satya Wacana dengan pemain asing. Kami jadi tahu bagaimana play mereka dan bisa jadi evalusi ke depan,” sambung eks pelatih Tomang Sakti dan Kalila itu.

Titel ‘laga uji coba’ sekadar judul bagi kedua tim. Sejak kuarter pertama pertandingan sudah berjalan panas. Trio legiun asing Satya Wacana : Leshrom Williams, Christoper Sterling, dan Hal Heyward memanasi David Seagers, Devin Giliggan, dan Truman Blake dengan aksi dunk dan lemparan tiga angka mereka.

Trio asing Bank BPD DIY Bima Perkasa menjawab dengan kerjasama tim baik di 10 menit pertama yang membawa mereka unggul 25-22. Di kuarter dua kondisi fisik para pemain tuan rumah menurun.

Satya Wacana mengambil kesempatan lalu menutup babak pertama 38-53. Bank BPD DIY Bima Perkasa bangkit di kuarter tiga. Memaksimalkan lemparan tiga angka Nuke Tri Saputra, Blake Truman, dan Alan As’Adi mereka memangkas selisih 12 angka dari SW lalu mengakhiri kuarter dengan 64-68.

Laga kian panas di kuarter empat. Duel Devin Giliggan dengan Henri Cornelis Lakay berujung trash talk. Blok Cornelia Lakay ke Devin langsung dibalas pemain berjuluk Aquaman itu dengan Dunk.

Tensi pertandingan mulai menurun di dua menit terakhir sebelum peluit panjang. Satya Wacana pun unggul 98-84. “Habis ini mungkin ada uji coba lagi, mungkin ya lihat situasi. Kalau ada kami mau coba lawan tim lokal yang main zone karena sejauh ini lawannya man to man terus,” terang Eboss. (Des)

BERITA REKOMENDASI