Bima Perkasa Jogja Hadapi Prawira Bandung Malam Ini

Editor: KRjogja/Gus

KEDIRI, KRJOGJA.com – Setelah jeda sekitar dua Minggu, sehabis putaran I. Begitu pula salah satu kontestan peserta yaitu Indonesia Patriots tampil dalam kejuaraan basket Asia, maka kompetisi basket kasta tertinggi di Tanah Air ‘Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2020’ digeber kembali, mulai Jumat (28/2) hingga Minggu (1/3) di GOR Jayabaya, Kediri (Jatim). Penyelenggaraan IBL musim kompetisi 2020 di Kediri tersebut memasuki seri V.

Untuk pertandingan hari pertama Jumat (28/2), Bank BPD DIY Bima Perkasa akan melakoni laga ke-10 melawan Prawira Bandung. Ini pertemuan kedua mereka di kompetisi IBL tahun 2020 ini. Pada seri IV di Yogyakarta lalu, Bima Perkasa Jogja, sukses memetik kemenangan atas Prawira Bandung. Tentunya, melawan Prawira Bandung pada seri V nanti malam, tim basket ‘wong Jogja’ tersebut berjuang untuk menang lagi sekaligus mempertahankan keunggulan atas tim basket ‘Maung Bandung’ tersebut.

Pada seri V di Kediri, Bima Perkasa yang ditukangi Raoul Miguel Hadinoto atau yang akrab disapa Eboss akan bertanding dua kali. Selain menghadapi Prawira Bandung, BPJ juga akan menantang tim basket asal Jakarta, Satria Muda Pertamina, yang akan dimainkan Sabtu (29/2) pukul 15.00.

Dari sembilan kali laga yang telah dilakoni BPJ sejak seri I (Semarang), seri II (Bandung), seri III (Jakarta) dan seri IV (Yogya), prestasi BPJ belum begitu menggembirakan. Dari sembilan kali tanding, BPJ baru menang 3 kali, dan 6 kali kalah, sehingga mengumpulkan poin 12 dan bertengger di posisi ke-8 dari 10 tim peserta yang ambilbagain dalam kompetisi IBL Pertamax 2020.

Jadwal laga Jumat (28/2) mulai pukul 14.00: Tim basket Amartha Hangtuah Palembang vs Satya Wacana Salatiga (Jateng), Louvre Surabaya menghadapi NSH Jakarta dan ditutup Tim basket Bank BPD DIY Bima Perkasa kontra Prawira Bandung.

“Dengan digelarnya kompetisi basket tertinggi Tanah Air itu di Kediri. Saya ingin semangat anak muda di Kediri terlecut. “Tentunya saya sangat senang, ini IBL pertama kali di Kediri. Dulu terakhir era Kobatama setelah tidak ada klub basket Halim. Setelah lebih dari 15 tahun ada lagi, jadi animonya bisa semakin menggeliat, anak muda semakin antuasias, orang tua juga makin memberi suppport,” ungkap Andy.Junaidi, selaku Ketua Perbasi Kediri, dilansir situs IBL. (Rar)

BERITA REKOMENDASI