Dimeriahkan Pentas Seni, International Dragon Boat Race Digelar

TANJUNGPINANG, KRJOGJA.com  – Tanjungpinang International Dragon Boat Race 2018 di Sei Carang resmi dibuka Jumat (19/10). Gubernur Kepri yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan Raja Ariza di dampingi wali kota Tanjungpinang Syahrul, Kadisbudpar Raja Kholidin dan Kasubid pemasaran area Kepri dan Riau Kemenpar Raminah
berkesempatan membuka kegiatan tersebut. 

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirene dan pelepasan balon warna merah putih secara bersama  Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kepri Raja Ariza. Pembukaan berlangsung meriah, diawali dengan penyambutan kedatangan rombongan dari Provinsi Kepri dan Walikota Tanjung Pinang dengan laga tarian pencak silat yang dilagakan oleh empat pesilat cilik. Tarian pencak silat ini merupakan tarian penghormatan dan penyambutan kepada tamu kehormatan yang datang.

Selain itu juga ada pagelaran defile para perwakilan kontingen dari beberapa negara melewati panggung venue yang diiringi oleh drum band SMAN 1 Tanjung Pinang.  Tak kalah menarik, pada saat acara defile berlangsung, beberapa kali pesawat casa N212 dari TNI angkatan laut melintas  terbang rendah di lokasi acara semakin menambah semarak acara pembukaan.

Tak lupa tarian Tepak Sirih ikut pula dipersembahkan pada event ini, Tari Tepak Sirih merupakan sebuah tarian penyambutan khas Riau. Selanjutnya penyerahan piala bergilir dari pemenang tahun lalu kepada Asisten I Gubernur Kepri Raja Ariza diserahkan berantai kepada Walikota Tanjung Pinang dan kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang.

Walikota Tanjungpinang syahrul dalam sambutannya menyampaikan, melalui event Tanjungpinang International Dragon Boat Race 2018 di sungai carang ini disamping sebagai ajang pertandingan bidang keolahragaan juga merupakan jejak rekam sejarah masa lalu yang harus dititipkan semangat kebahariannya kepada generasi muda sekarang.  

"Kami atas nama pemerintah Kota Tanjungpinang mengucapkan terima kasih kepada Kementrian Pariwisata RI dan pemerintah Kepulauan Riau," ujar Syahrul. (Fon)

 

BERITA REKOMENDASI