Eko Yuli Berhemat Gunakan Uang Bonus

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan tak ingin buru-buru menggunakan uang bonus Asian Games 2018 dari pemerintah sebesar Rp1,5 miliar. Hampir dua pekan setelah Asian Games berakhir, Eko mengaku tidak ingin berfoya-foya dengan uang hasil jerih payah meraih medali emas angkat besi di nomor 62 kilogram.

Setelah berlibur beberapa hari, salah satu atlet yang sudah rutin menyumbang medali Olimpiade untuk Indonesia itu sudah berlatih kembali sejak Senin (10/09/2018). "Belum diapa-apain, masih ada. Masih utuh, masih dipikirin mau buat apa," kata Eko.

Selain itu, Eko juga berencana untuk membuat tempat olahraga khusus angkat besi. Namun ia sadar harus bersabar dalam mewujudkan mimpinya tersebut. "Pelan-pelan, tapi memang terhambat masalah lahan yang mahal banget. Bonus juga kurang buat beli lahan," ucap Eko.

Setelah Asian Games 2018 berakhir, Indonesia menggelar Asian Para Games 2018 yang berlangsung dari 6 hingga 13 Oktober. Eko berpesan agar para atlet tetap semangat untuk berjuang di ajang itu.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) memasang target 16 medali emas untuk tim Indonesia di Asian Para Games 2018. Pada Asian Para Games 2014 di Incheon, tim Merah Putih berada di peringkat ke-9 dengan perolehan sembilan medali emas. (*)

BERITA REKOMENDASI