Final IBL Pertalite, Satria Muda Pertamina Kembali Tantang Pelita Jaya

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA (KRjogja.com) – Juara bertahan Pelita Jaya kembali ditantang Satria Muda Pertamina di babak final IBL Pertalite yang akan digelar dengan format besar di Britama Arena Mahaka Square Kelapa Gading Jakarta dan Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro, Jakarta 

Johannis Winar, pelatih Pelita Jaya, mengaku siap menghadapi laga final tersebut.  Pertarungan melawan Satria Muda merupakan partai pertarungan final tahun lalu."Persiapan kami menghadapi final sejauh ini bagus. Kami berusaha memperbaiki kekurangan yang terlihat saat di semifinal menghadapi Stapac," kata Johannia Winar, kepada wartawan di Jakarta. Selasa (17/4).

Di babak reguler, Pelita Jaya pernah mengalahkan Satria Muda 81-73 su GOR. Sritex Arena Solo. Namun demikian kemenangan itu tidak bisa dijadikan ukuran hasil di final nanti.  Sebab, Satria Muda saat itu belum diperkuat pemain asingnya, Jimarr Johnson.

Diakuinya keberadaan Jimarr menggantikan Kevin Bridgewaters menfubah pola permainan Satria Muda. "Jadi penampilan Satria Muda yang sekarang berbeda, sejak masuknya Jimarr, "ujar Winar.

Hal tersebut juga diamini, Xaverius Prawiro, Piint Guard Pelita Jaya. Menurutnya Satria Muda tim kuat dan komplet, secara mental dan teknik cukup bagus. 

Youbel Sondakh, Pelatih Satria Muda, tidak menampik penilaian bahwa timnya kini tampil beda dengan masuknya Jimarr. Menghadapi final melawan Pelita Jaya akan mengerahkan kelebihan timnya untuk memenangkan pertandingan, meski hal itu tidak mudah.

Senior Center Satria Muda, Christian Ronaldo Sitepu, mengaku memiliki tugas berat menghadapi 'big man' tangguh Pelita Jata seperti Chester J. Giles, Adhi Pratama, Ponsianus Nyoman Indrawana dan Valentino Wuwungan. 

"Kami sudah merasakan kuatnya big man itu. Untuk itu kita harus rapi dalam bertahan dan tidak membiarkan lawan leluasa melakukan offensive rebound," kata Ronaldo. (Sim)

BERITA REKOMENDASI