Goat Run Lawu Series di Gunung Lawu Para Pelari Berlomba di 3 Kategori

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Goat Run Lawu Series 2019 membawa ratusan pelari asal 14 negara menikmati tantangan menaklukkan gunung Lawu di rute 20K, 30K dan 50K, Minggu (10/11).

Tiap rute menawarkan kesulitan dan kesenangan tersendiri. "Satu pelari sudah masuk garis finish. Ia asal Solo di kategori 20K male," kata Camat Tawangmangu, Rusdiyanto yang ikut mengamati jalannya lomba. 
1st finisher kategori 20K male atas nama Rizal Lutfiano.

Dia dan rombongan pelari memulai start dari Cemoro Kandang, Tawangmangu pada pukul 07.00 WIB. Sebelumnya, pelari di kelompok 30K dan 50K telah mengawali start di tempat sama pada pukul 05.00 WIB. Finish diperkirakan berlainan waktu. Goat run atau Siksorogo ini merupakan kali kedua digelar di kawasan Gunung Lawu. Lomba lari di jalur ekstrem ini menghadirkan kesempatan bagi pecinta lari trail menjelajahi kawasan Gunung Lawu, beradu kecepatan menuju garis finish, dengan melalui jalur Cemoro Kandang dan Candi Cetho.

Peserta jnuga akan dimanjakan dengan berlari melewati tempat-tempat wisata di kawasan Gunung Lawu, seperti Bukit Sekipan, Gunung Mongkrang, Kebun Teh Kemuning, Taman Hutan Raya, Telaga Madirda, dan pesona lainnya. Kepanitiaan menginformasikan perubahan jarak 30K menjadi 32K dikarenakan kendala teknis. Titik poin di 15KM menjadi 16,5 KM. Alhasil, cut off time menjadi 11,5 jam dari semula 11 jam. 

"Kesempatan ini paling dicari petualang asal mancanegara. Mereka bisa mengukur kemampuan dengan mempelajari rute dan mengatur strategi," kata panitia lokal, Titis Sri Jawoto. 

Dia selaku Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Karanganyar ini berharap event tahunan itu tetap terselenggara di Karanganyar, khususnya di kawasan Gunung Lawu. (Lim)
 

BERITA REKOMENDASI