Indonesia Terus Berjuang Menggolkan Pencak Silat di Unesco

SOLO, KRJOGJA.com – Indonesia terus berjuang menggolkan seni bela diri pencak silat diakui Unesco sebagai Wotd Heritage. Untuk membuktikan itu beberapa pesilat telah menunjukkan kemampuannya di sejumlah negara. Mereka mempresentasikan jurus-jurus sebagai ciri khas asli Indonesia. 

Ronny Saefullah, pelatih tim nasional Asian Games menjelaskan ada tiga pesilat Tapak Suci yang ikut serta. Mereka dipilih pesilat yang mengenali jurus-jurus natural. Mereka itu pesilat dari daerah seperti Jawa Barat. "Kami berharap apa yang ditunjukan para pesilat kita bisa menyakinkan Unesco," kata Ronny, Kamis (18/7/2019).

Sementara Ketua PP Tapak Suci Drs HM Afnan Hadikusumo juga membenarkan adanya pesilat Tapak Suci yang dipilih. Tapak Suci dipilih karena termasuk perguruan yang paling tua. Dari sekian banyak pesilat dipilih tiga orang yang menguasai jurus asli. Mereka telah memperagakan di Inggris, Yordania dan Jepang.

Menurut Ronny, Unesco dijadwalkan akan mengumumkan tahun ini. Semoga apa yang telah ditunjukan pesilat kita mampu meyakinkan Unesco bahwa pencak silat sebagain World Heritage Indonesia. Sementara ini masih menjadi rebutan dengan Malaysia.

Afnan menambahkan Tapak Suci memang tergolong tua dan jurus jurusnya masih lengkap. Jadi cukup beralasan jika Kemendikbud memilih pesilat Tapak Suci untik ikut meyakinkan kepada Unesco.(Qom)

BERITA REKOMENDASI