Juara II Proliga 2018, Putri BJB Puas

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Meski pada kompetisi voli Proliga 2018 hanya berhasil runner up, manajemen tim voli putri Bandung Bank BJB Pakuan (Jabar) tidak merasa kecewa. Di final Putri BJB dikalahkan Tim putri Jakarta Pertamina Energi.

“Kami tidak merasa kecewa, dengan hasil yang dicapai tim putri Bank BJB yang hanya mampu meraih juara II (runner-up), setelah di final dikalahkan Tim putri Jakarta Pertamina Energi. Ini prestasi cukup gemilang yang diraih anak-anak putri Bank BJB,” ujar  Direktur Bank BJB Pakuan  Ahmad Dirfan kepada wartawan  seusai laga grandfinal putri di GOR Among Raga, Yogya, Minggu (15/4).

“ Alhamdulillah hasilnya tahun ini lebih baik dari kompetisi Proliga 2017.  Yang mana dalam kompetisi Proliga 2017 kita tidak masuk final. Ya, kita wajib bersyukur dengan kerja keras para pemain dan tim ofisial pada  Proliga 2018, sehingga  kita bisa merebut juara II. Prestasi ini cukup  gemilang, dari tidak masuk final pada 2017 kini kita masuk grandfinal,” terangnya.

Menurut Ahmad Dirfan, kunci tim voli putri Bandung Bank BJB Pakuan hingga mampu grandfinal sehingga berujung merebut juara II. Ini tidak terlepas dari latihan dan kekompakan untuk membangun kebersamaan tim untuk merebut juara II. “Dengan hasil juara II Proliga 2018, Insya Allah kita akan lanjut untuk mengikuti kompetisi Proliga 2019. Kita berharap pada kompetisi Proliga 2019 yang babak penyisihannya (reguler) dimulai Desember 2018, kita berjuang untuk merebut juara I, sehingga  kita bawa pulang  piala kejuaraan ke Bandung,” bebernya.

Sementara itu, pembina Tim voli putri Bank BJB Neti Hariawan yang juga Isteri Gubernur Jabar mengemukakan, pihaknya merasa bersyukur bahwa perolehan hasil yang diraih putri Bank BJB kali  ini bisa melampaui hasil Proliga 2016.  “Pada tahun 2016 lalu kita tidak bisa masuk Final Four, tapi tahun ini ternyata tim putri Bank BJB bisa masuk grandfinal dan mencapai hasil yang cukup gemilang. Hasil ini  tentu kita apresiasi terhadap prestasi putri Bank BJB dan tim pelatih untuk melakukan evaluasi guna mengikuti Proliga 2019,” terangnya.

Dijelaskan,  kompetisi Proliga tahun 2019 dipercepat pelaksanaannya menjadi Desember 2018. Ini  mengingat adanya Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). “ Kita sudah siap untuk ikut Proliga 2019 . Begitu pula, sehabis Asian Games di Jakarta dan Palembang Agustus 2018 , kita akan melakukan tahapan-tahapan rekruitmen pemain dan evaluasi dari hasil kompetisi Proliga tahun ini. Sehingga pada Desember 2018 ini kita sudah siap proliga me ndatang,” ujarnya.

Menyinggung hasil kompetisi  Proliga 2018, ini menunjukkan Tim pelatih putri Bank BJB sudah membutikan, tim asuhannya mampu lolos ke grandfinal, sehingga mereka nantinya akan dipertahankan. “Ya, mereka telah membuktikan, karena 2016 tim voli Bank BJB  tidak masuk Final four. Kali ini, kita bisa masuk  grandfinal.Ini menunjukkan lompatan yang luar biasa sehingga perjuangan mereka patut diapresiasi. Pemain putri Bank BJB kali ini luar biasa, walau di antara para pemain ada yang cedera, tapi daya juang para pemain hingga titik akhir pertandingan tetap tampil dengan mentalitas yang tinggi,” ujarnya.

Sedangkan Direktur Proliga Hanny S Surkatty mengaku puas terhadap penyelenggaraan grandfinal Proliga 2018. ”Pelaksanaan grandfinal Proliga 2018 di Yogya berlangsung sukses. Penontonnya membludag, sehingga untuk grandfinal voli Proliga 2019 tidak menutup kemungkinan akan digelar kembali di GOR Among Raga,Ä pungkasnya. (Rar)

 

BERITA REKOMENDASI