Manajer Koki SEA Games 2019 Awasi Ketat Makanan Halal Atlet Muslim

MANILA, KRJOGJA.com – Meski belum dibuka secara resmi, namun SEA Games 2019 bisa dikatakan sudah banyak menuai kontroversi. Seperti buruknya pelayanan yang diberikan kepada para atlet, sampai belum siapnya beberapa venue cabang olahraga (Cabor) yang bakal dipertandingkan.

Masalah demi masalah terus saja berdatangan seakan-akan memperlihatkan betapa belum siapnya Filipina menggelar ajang olahraga multi event terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Kasus terbaru pun datang dari segi makanan, yang mana Filipina dinilai gagal memberikan makanan berstatus halal untuk para atlet yang beragama Islam.

Indonesia pun menjadi korban dari kelalaian panitia SEA Games 2019 tersebut. Sebab beberapa pemain dari Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 ada yang tidak sengaja memakan makanan tidak halal alias mengandung daging babi dari makanan katering yang disediakan pihak penyelenggara SEA Games 2019 tersebut. Hal itu karena tak ada tanda yang membedakan mana makanan halal dan yang tidak.

Tentu kejadian tersebut menjadi sebuah tamparan keras untuk Filipina yang tak bisa memberikan makanan terbaik untuk para atlet yang tampil di SEA Games 2019. Karena tak mau kejadian tersebut terulang lagi, salah satu Manajer koki SEA Games 2019, yakni Bruce Lim, bakal memastikan adanya makanan halal untuk para atlet muslim.

“Kami bakal menyediakan makanan yang benar-benar halal untuk SEA Games (2019) karena kami ingin memperlihatkan bahwa kami peduli terhadap saudara-saudari muslim kami. Sangat sulit memang bagi negara yang bukanlah mayoritas muslim (Filipina) untuk mengeksekusi permasalahan seperti ini,” kata Lim, dilansir dari GMA News Online, Kamis (28/11/2019).

“Apabila Anda memperhatikan di beberapa hotel banyak yang tidak bersertifikati halal, maka yang kami lakukan adalah membawa pihak ketiga yang bisa bersertifikati halal untuk membantu kami,” tambahnya.

Niat Filipina untuk memberikan makanan halal untuk para atlet musim pun tak tanggung-tanggung. Lim mengaku takkan ada lagi makanan mengandung babi di katering yang disediakan untuk para atlet SEA Games 2019. Jadi, bagi atlet yang non muslim dan menginginkan daging babi, maka Lim menyarankan untuk makan makanan di luar.

“Andai kata ada yang mau makan daging babi, mereka bisa meninggalkan tempat makan (yang disediakan pihak panitia) dan mencari tempat lain. Namun untuk saudara-saudari muslim kami yang mencari makanan yang memang aman untuk mereka makan maka kami menyediakannya karena itu menjadi perhatian utama kami saat ini,” tutupnya.

BERITA REKOMENDASI