Panjat Tebing Proyeksikan Nomor Olimpiade

SOLO, KRJOGJA.com – Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) berharap nomor yang dipertandingkan pada ajang tersebut nantinya akan ditambah termasuk dengan memasukkan nomor kombinasi yang direncanakan bakal dipertandingkan di Olimpiade 2020.

"Setelah dipertandingkan perdana di POPNAS 2017 sebagai cabor eksibisi, kita berharap panjat tebing dapat menjadi cabang olahraga resmi dalam setiap POPNAS mendatang. Nomor cabor yang dipertandingkan kedepan juga diharapkan bisa lebih banyak, termasuk memasukkan dua nomor yang kemungkinan bakal dipertandingkan dalam Olimpiade 2020 di Tokyo,” kata Ketua Umum PP FPTI, Faisol Riza di Jakarta, Senin (18/9) terkait cabor panjat tebing yang baru tuntas dipertandingkan perdana di POPNAS 2017.

Sejauh ini, kata Faisol Riza memang belum ada kepastian nomor yang akan dipertandingkan di Olimpiade 2020 Tokyo. Namun, ada kemungkinan adalah nomor baru yang menggabungkan katagori lead, speed dan boulder atau disebut nomor kombinasi, putra dan putri.

“Karena itu mulai sekarang panjat tebing harus mulai bersiap menghadapi Olimpiade, dengan memasukkan nomor kombinasi di setiap kompetisi, selain nomor-nomor yang sudah reguler dipertandingkan. Terlebih lagi di POPNAS yang pesertanya atlet-atlet muda dan berpotensi menjadi skuad inti Timnas di masa mendatang,” tambah Riza.

Diketahui, sebanyak 101 atlet panjat tebing dari 22 provinsi se-Indonesia mengikuti POPNAS XIV di Solo. Pada kesempatan pertama menjadi cabor eksebisi di ajang olahraga paling bergengsi untuk tingkat pelajar nasional ini, panjat tebing mempertandingkan delapan nomor, yaitu Lead Putra dan Putri, Boulder Putra dan Putri, Speed Classic Putra dan Putri serta Speed World Rercord Putra dan Putri. (*)

 

BERITA REKOMENDASI