Percasi Bangkitkan Semangat Catur di Lingkungan Sekolah

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Berawal dari keprihatinan pengurus cabang olahraga (Cabor) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Purworejo yang melihat bahwa perkambangan cabor ini belum menggembirakan, maka Pecasi menggelar pelatihan wasit catur dan pelatihan pelatih catur/clinic training.

“Peserta kami utamakan para guru yang sekaligus untuk mencetak atlit-atlit dari lingkungan sekolah,” kata Ketua Umum

Percasi Purworejo Achmad Basyhar MN PNP WN NA di sela-sela kegiatan itu di Aula Korwilcam Bidik Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo. Pelatihan digelar selama dua hari hingga, Sabtu (24/10). Diikuti 31 guru pendidikan jasmani olaharga kesehatan (PJOK) se Kecamatan Bruno.

“Memang kami awali dari daerah pinggiran sehingga cabor ini bisa dikenal luas hingga pelosok pedesaan,” jelas Achmad Basyhar yang mengeku kegiatan ini bekerjasama dengan Camat Bruno H Netra Asmara Sakti SSos MP.

Diakui, bahwa prestasi catur Purworejo masih jauh tertinggal dengan daerah lain di Jawa Tengah. “Kita masih tertingal jauh,” keluhnya.

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Purworejo Dr Sukmo Widi Harwanto SH MH menyakini bahwa jika digarap dengan serius, maka olahraga carut di Purworejo bisa berprestasi meski sekarang harus mengejar jauh dengan daerah lain. “Untuk calon atlit saya rasa tidak masalah karena sekolah bisa membuka sekolah catur. Dan ini tidak harus tatap muka, tapi bisa dilakukan secara online,” katanya.

Pihaknya juga mendukung Percasi yang berupaya membangkitkan semangat cabor catur melalu guru PJOK di sekolah-sekolah. “Sekarang kita awali dari Kecamatan Bruno, nanti terus melebar ke kecamatan lain sehingga bisa merata ke seluruh Purworejo,” jelasnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI