Piala Raja Jogja Istimewa Cup Dibuka Pertandingan Ketat

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Turnamen Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019 yang resmi digelar Selasa (1/10) bakal dibuka laga ketat yang mempertemukan Satya Wacana Salatiga melawan Pacific Caesar. Ketatnya laga bahkan sudah terdengar beberapa hari sebelum pertandingan lantaran kedua tim mulai menabuh genderang perang untuk saling mengalahkan. Satya Wacana Salatiga dan Pacific datang dengan pasukan muda yang kualitasnya sudah teruji di Indonesia Basketball League (IBL) musim lalu. Tidak heran kedua tim sama-sama percaya diri bisa tampil maksimal sekaligus menyuguhkan aksi menghibur bagi pecinta basket Yogyakarta.

Bambang Susanto, pemilik Pacific Caesar menginstruksikan para pemainnya tidak main-main menghadapi Satya Wacana yang diarsiteki Efri Meldi itu. Target pasukan asal Surabaya di Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019 sendiri cukup jelas: juara. "Target Pacific setiap kompetisi tidak main-main. Dalam turnamen manapun target kami adalah menang," tegasnya.

Meldi tenang merespon tabuhan Pacific. Baginya turnamen tahunan yang sangat dinanti tim basket pro pecinta basket di Indonesia jadi ruang para pemain mudanya untuk menambah jam terbang dan berkembang dalam pertandingan. Namun bukan berarti mereka sekadar bertanding saja. Meldi memastikan Pacific bakal dapat pertandingan ketat di atas lapangan. Usai laga Pacific melawan Satya Wacana Salatiga, giliran tuan rumah BPD DIY Bima Perkasa yang main menghadapi Amartha Hangtuah. Tuan rumah yang kini diperkuat Nuke Tri Saputra, Vincent Sanjaya, dan Galank Gunawan bakal menghadapi penampilan impresif Kelly Purwanto dan kawan-kawan yang terlihat dalam beberapa pertandingan persahabatan sebelum Piala Raja digelar.

"Dalam pertandingan besok kami mau lihat perkembangan sistem, fisik, dan komposisi pemain kami juga. Pertandingan di Piala Raja juga kesempatan menambah jam terbang dan pertandingan para pemain sekaligus tolok ukur kondisi fisik kami," terang Raoul Miguel Hadinoto, pelatih kepala Bima Perkasa.

Piala Raja Jogja Istimewa Cup 2019 juga diikuti Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia. Andakara Prastawa dan kawan-kawan sendiri bakal memulai pertualangan mereka di Piala Raja Rabu (2/10) pukul 19.00 WIB menghadapi Pacific Caesar. Edy Wibowo selaku Presiden klub BPD DIY Bima Perkasa menyebut event ini juga merupakan bentuk dukungan klub kepada Timnas Basket Putra Indonesia. Sebagaimana diketahui, skuat Garuda tengah digembleng untuk bisa lolos ke FIBA World Cup 2023 mendatang.

Empat klub peserta plus timnas tergabung dalam satu grup. Pacific Caesar, Satya Wacana Salatiga, Amartha Hangtuah, Timnas, dan tuan rumah BPD DIY Bima Perkasa akan berjibaku memperebutkan posisi dua besar. Dua tim terbaik posisi satu dan dua bakal kembali bertemu di partai final memprebutkan Piala Raja. Sedangkan peringkat tiga dan empat juga kembali bertarung memperebutkan tempat ketiga.

Direktur Utama IBL, Juna Miradiarsyah, mengapresiasi event yang digelar BPD DIY Bima Perkasa ini. Piala Raja diharapkan bisa menambah eksposur serta meningkatkan gairah bola basket di masyarakat. Ia juga menyebut BPD DIY Bima Perkasa bisa menjadi contoh baik bagi semua stakeholders agar saling bahu membahu untuk meningkatkan bola basket di Tanah Air melalui penyelenggaraan kegiatan turnamen. "Kami sangat mengapresiasi dan mendukung adanya Piala Raja 2019 ini, BPD DIY Bima Perkasa adalah klub kebanggaan Jogja yang mempunyai banyak fans fanatik seiring dengan prestasi yang juga selalu maju," kata Juna.

Sebelum menyaksikan laga ketat tim pro yang juga ditayangkan langsung di channel Youtube Sports Channel Indonesia, pecinta basket terlebih dahulu disuguhkan pertandingan pebasket usia dini dalam ajang "Kiddo's Basketball" yang dimulai pukul 12.00 WIB. Ajang ini diikuti 21 tim putra dan putri dari 10 Sekolah Dasar (SD) di Yogyakarta. 10 SD tersebut adalah Bopkri Gondolayu, Tarakanita Bumijo, Pangudi Luhur, Muhammadiyah Sapen, Budi Utama, Budya Wacana, Percobaan 2, Serayu, Kalam Kudus, dan SD Budi Mulia Panjen. Partai putra SD Pangudi Luhur melawan Kalam Kudus akan membuka turnamen ini mulai pukul 12.00 WIB.

Kanca Bima dan pecinta basket yang kehabisan tiket pre-sale tidak perlu khawatir lantaran Panpel masih membuka tiket box di GOR Amongraga. Tiket on the spot tribun dijual seharga Rp20 ribu sedangkan courtside Rp50 ribu. Sedangkan tiket terusan enam hari tribun dijual seharga Rp50 ribu sedangkan courtside Rp150 ribu. Pintu GOR bakal dibuka mulai pukul 11.45 WIB. Ada banyak tenant makanan yang siap melegakan perut keroncongan pecinta basket saat berada di sekitar GOR. (Des)

BERITA REKOMENDASI