PON Jabar Ajang Cari Bibit Pesilat

JAKARTA(KRjogja.com) – Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) akan memanfaatkan arena Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 2016 Jawa Barat untuk mencari bibit pesilat daerah yang ke depan bisa diterjunkan di arena internasional khususnya di Asian Games 2018.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB IPSI, Tamsil Rimsal dalam acara dengan pers di Cibubur Jakarta, Selasa (30/8/2016),  pemantauan menjadi hal utama lantaran olahraga bela diri ini  akan dipertandingkan di Asian Games 2018 untuk kali pertama.

"Kami diamanatkan untuk meraih lima medali emas dari 20 nomor yang dipertandingkan. Karenanya kita harus melakukan persiapan yang sangat baik," kata Tamsil. DiMenurut Tamsil, pihaknya menyiapkan kuota sebesar 150 persen untuk para atlet yang akan masuk pelatnas Asian Games 2018. Sehingga persaingan antar atlet di pelatnas bisa lebih maksimal.

"Nah untuk menguji itu Agustus ini, pesilat yang ada di pelatnas, kami kembalikan ke daerah untuk berlaga di PON Jawa Barat. Setelah itu, mereka akan kami pilih kembali untuk memperkuat kontingen Indonesia pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia dan puncaknya di Asian Games 2018," ujarnya.

Lebih jauh ditegaskan oleh Tamsil, meski pencak silat adalah olahraga asli Indonesia, tetapi kini sudah mendunia. Karena itu Indonesia tidak bisa lagi santai. Karena negara lain kini juga sudah tumbuh dengan pesat seperti di Malaysia, Vietnam, dan Thailand. "Pesaing kita itu sebenarnya Vietnam dan Malaysia tetapi sekarang muncul Thailand. Tapi walau begitu secara umum statistiknya Indonesia masih mendominasi," ujarnya. (Fon)

 

BERITA REKOMENDASI