Proliga 2018 Putaran Dua Dijamin Lebih Seru!

Editor: KRjogja/Gus

BALI (KRjogja.com) – Proliga 2018 kini memasuki putaran kedua di GOR Purna Krida Denpasar Bali, 2-4 Maret 2018. Tim Jakarta BNI Taplus akan bertindak sebagai tuan rumah di Pulau Dewata itu.

Menurut Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty putaran kedu Proliga akan berlangsung lebih ketat ketimbang putaran pertama. Pasalnya, pada putaran kedua ini, lima tim putra dan tujuh putri sudah banyak melakukan evaluasi dan pembenahan. Putaran kedua ini merupakan partai hidup mati menuju babak empat besar atau final four.

Pada putaran kedua ini, seluruh tim tidak lagi diperbolehkan melakukan penggantian pemain. Sebelum seri pertama putaran kedua di Bali, adalah batas akhir penggantian pemain. Setiap kontestan diberi kesempatan mengganti dua pemain lokal dan satu pemain asing sebelum putaran kedua berlangsung.

"Tapi kalau tidak mengganti pemain asing, kita beri kesempatan setiap tim mengganti tiga pemain lokalnya," ujar Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty dalam keterangannya,di Dempasar, Kamis (1/3).

Asisten pelatih Jakarta BNI Taplus putra, Loudry Maspaitella mengaku tidak akan mengganti pemainnya pada putaran dua mendatang. Bahkan, salah satu pemainnya yakni Rudi Tirtana mengundurkan diri karena alasan ada acara keluarga.

Meski begitu, Loudry mengatakan sebagai tuan rumah di Bali, tim asuhan pelatih asal Tiongkok, Li Qiujang itu ingin mendapat poin penuh, yang artinya memenangkan dua laga di kandang. Tim putra BNI akan menghadapi Palembang Bank SumselBabel (2/3) dan Surabaya Bhayangkara Samator (4/3).

Mantan bintang timnas Indonesia itu, selain berharap kepada para pemain juga mengharapkan dukungan dari penonton di Bali, mengingat beberapa pemain BNI adalah pemain asal Bali seperti I Made Adi Suartama, I Kadek Juliadi Lindung, I Nyoman Julianta, dan I Komang Suarnata.

Saat ini, BNI berada di posisi terbawah klasemen sementara dari lima tim dengan nilai dua dari hasil sekali menang dan tiga kekalahan. "Kita berusaha memenangkan dua pertandingan di putaran kedua nanti jika ingin masuk final four. Secara latihan sejak awal, tim kami bagus, tapi saat bermain di lapangan tampil tidak bagus," tambah Loudry.

Satu-satunya kemenangan yang digapai anak-anak BNI di putaran pertama dari Surabaya Bhayangkara Samator. "Kita harapkan di Bali nanti tetap meraih kemenangan dari Samator dan tambah lagi dari Bank Sumsel," tukas Loudry.

Manajer Palembang Bank SumselBabel, Welsar Lubis pun mengaku tak ingin kecolongan dari Jakarta BNI Taplus di laga awal putaran kedua. "Karena posisi kami belum aman betul ke babak final four, kami butuh kemenangan. Makanya kami fight menghadapi BNI," tambah Welsar. (sim) 

 

BERITA REKOMENDASI