Regenerasi Atlet Tinju, Pertina Latih Guru Sekolah

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertani) Karanganyar optimistis menjaring calon atlet tinju junior, youth dan senior dari kalangan pelajar. Regenerasi melalui kegiatan ekstrakulikuler, dinilai paling menguntungkan.

“Menjaring atlet tinju itu sulit. Apalagi stigma olahraga ini keras dan menakutkan. Ditambah, tidak murah mulai proses belajar sampai ikut pertandingan. Sehingga kami merekrut para guru untuk menjadi trainee of trainer. Itu akan memudahkan anak-anak mengenal tinju, lantaran gurunya memiliki informasi tentang hal itu. Tinju itu seni beladiri,” kata Ketua Pengurus Besar Pertani Karanganyar, Mei Subroto kepada wartawan, di sela pemberian materi guru olahraga calon trainee of trainer di SMPN 3 Karanganyar, Selasa (20/8).

Perekrutan trainee of trainer menyasar guru olahraga di SD, SMP dan SMA sederajat di Karanganyar. Mereka diberi pelatihan selama empat hari meliputi materi di dalam ruang dan praktik. Dasar-dasar olahraga tinju diharapkan dikuasai selama masa pelatihan.

Selanjutnya, Pertina mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Bupati Juliyatmono supaya mengizinkan ekstra kulikuler tinju di sekolah.

“Jika diberi izin, ini yang pertama. Tinju diajarkan disekolah. Umumnya kan pencak silat atau taekwondo,” katanya.

Dari 121 guru peserta pelatihan, diharapkan minimal menggandeng satu muridnya menjadi calon atlet. Sehingga, Karanganyar akan memiliki atlet junior, youth dan profesional yang mampu mengisi ragam kelas pertandingan tinju.

“Tujuannya memiliki wakil yang bertanding di Popda, Porda dan Kejurda,” katanya.

Manager sekaligus pelatih tinju di Pertina Karanganyar, Ozi Sumarno mengakui prestasi atletnya kurang memuaskan. Di Kejurda lalu, atletnya hanya memperoleh satu medali emas, satu perak dan tiga perunggu. Di pertandingan selanjutnya, tanpa emas.

“Atlet yang diturunkan pada Kejurda lalu hanya enam orang. Itupun lima saja yang meraih medali. Selanjutnya, juga kurang maksimal. Sehingga kami ingin mendapat banyak peluang dengan jumlah atlet yang banyak,” katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI