Sepakbola Porda DIY 2019 Terancam Tidak di Mandala Krida

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Pendataan tempat pertandingan atau venue dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV-2019 DIY bulan Oktober mendatang, dilakukan oleh tuan rumah Kota Yogya lewat pertemuan dengan KONI DIY selaku penyelenggara. Dari pendataan venue untuk sementara, terdapat 4 venue yang masih ragu untuk digunakan, termasuk Stadion Mandala Krida Yogya yang rencananya digunakan untuk menggelar pertandingan cabang olahraga (cabor) sepakbola.

Menurut Ketua Panitia Porda DIY 2019, Rumpis Agus Sudarko, melalui pertemuan yang dilakukan dengan KONI Kota Yogya, Sabtu (11/5) lalu, dari 50 cabor dan sub cabor yang akan dipertandingkan atau diperlombakan, hanya menyisakan 4 cabor saja yang venuenya belum fix. Selain sepakbola, cabor lain yang venuenya masih diragukan yakni balap sepeda MTB, tenis meja dan karate.

“Sepakbola masih menunggu kepastian rumput di Stadion Mandala Krida, apakah sudah bisa digunakan atau belum. Kalau untuk lintasan atletik malah sudah bisa, karena untuk rumput ada perawatan khusus setelah direnovasi kemarin,” terang Rumpis di Yogya, Minggu (12/5).

Dilanjutkan Rumpis, untuk cabor balap sepeda MTB, sebenarnya sudah memiliki gambaran venue yang akan digunakan. “Sebenarnya sudah ada dua pilihan, Bukit Turgo Sleman atau Mangunan Bantul. Ya tinggal memilih dua itu saja sebenarnya. Kalau untuk karate dan tenis meja, venue yang diajukan di AA YKPN, hanya masih dibahas untuk permasalahan penonton saja,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Yogya, Yoseph Junaidi mengatakan bahwa kesiapan untuk venue pertandingan tetap menunggu pelaksanaan peninjauan langsung dari pihak KONI DIY. “Beberapa venue sudah ada kesepakatan lisan dengan KONI DIY tapi untuk yang lain perlu adanya peninjauan lagi, baik dari KONI DIY maupun dengan pengda cabor,” katanya.

Terkait venue pertandingan cabor yang digelar di luar Yogya, sudah ada kesepakatan. Sejumlah venue yang berada di luar Yogya meliputi aerosport di Landasan Gading Gunungkidul, akuatik di kolam renang AAU, berkuda di Gelanggang Pacuan Kuda Sultan Agung Bantul, dayung terdapat 3 lokasi berbeda mulai dari Laguna Congot Kulonprogo untuk nomor rowing, caboing di Waduk Sermo Kulonprogo serta perahu naga di Laguna Depok Bantul.

Selain itu, terdapat cabor golf yang digelar di Merapi Golf Sleman, menembak nomor senapan di Lapangan Tembak Sentolo Kulonprogo, senam di lapangan tenis UNY, tenis di lapangan tenis UGM, woodball di lapangan Paskhas TNI AU Sleman, balap sepeda nomor road race di JJLS Bantul, BMX di Youth Centre Mlati Sleman.

Dengan koordinasi bersama KONI DIY, Junaidi menyebut jika persiapan yang dilakukan bisa berjalan lancar. Terlebih dengan rencana pelaksanaan peninjauam venue pertandingan untuk memastikan kelayakan. “Harapannya dari pertemuan dengan KONI DIY persiapan untuk penentuan venue ini bisa berjalan lancar,” ujarnya. (Oro)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI