Setiap klub IBL Hanya Boleh 1 Pemain Naturalisasi

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dalam menghadapi kompetisi musim mendatang Manajemen Indonesia Basketball League (IBL) terus berusaha melakukan pembenahan baik dari sisi teknis maupun soal peraturan. Pembenahan peraturan sudah disetujui dalam pertemuan dengan seluruh klub.

“Peraturan IBL berlaku untuk selamanya, bukan peraturan semusim. Jika memang nanti dalam perjalanan diperlukan perbaikan kita akan bicarakan lagi,” kata Junas Miradiarsyah, selaku Direktur Utama IBL.

Salah satu pembaruan adalah soal pemain naturalisasi. Jika sebelumya definisi pemain naturalisasi adalah atlet bolabasket WNI yang memperoleh kewarganegaraan sah melalui proses naturalisasi dengan menunjukkan dokumen-dokumen resmi terkait proses naturalisasi tesebut, maka dalam peraturan baru disebut bahwa pemain lokal naturalisasi adalah atlet bolabasket WNI yang memperoleh kewarganegaraan sah melalui proses naturalisasi pada usia di atas 16 tahun.

Ketentuan pemain lokal naturalisasi adalah pemain yang telah memegang paspor Indonesia minimal 365 hari sejak tanggal penerbitan paspor sebelum melakukan perikatan kontrak dengan klub IBL. “Mereka juga harus mendapatkan izin tertulis dari Perbasi untuk dapat bermain di kompetisi IBL,” terang Junas, dilansir situs IBL.

BERITA REKOMENDASI