Stapac Jakarta Pilih Jogja Sebagai Tuan Rumah

Editor: KRjogja/Gus

Dengan alasan memiliki gedung olahraga yang bagus dan animo penonton yang cukup tinggi,  akhirnya, tim bolabasket Stapac Jakarta, memilih Yogyakarta sebagai tuan rumahnya. Untuk tampil laga semifinal IBL Pertalite. 

Stapac yang berada di Divisi putih akan berhadapan dengan tim tangguh, juara bertahan Pelita Jaya. Di babak reguler, Pelita dua kali memetik kemenangan dan sekali kalah dari lawannya.

Dalam pertandingan semifinal, Stapac lebih dahulu menjadi tuan rumah di Yogyakarta, Kamis 5 April. Giliran Pelita menjadi tuan rumah di C'Tra Arena Bandung, 7 April. Jika diperlukan, laga ketiga akan digelar, Minggu 8 April.

"Kami fokus membenahi tim sendiri. Stapac tim bagus, kedua tim sudah saling mengenal tinggal bagaimana menjalankan game plan di lapangan," kata pelatih Pelita Jaya, Johannis Winar di Jakarta.  Senin (19/3).

Hal senada diungkap asisten pelatih Stapac, Antonius Ferry Rinaldo. "Kedua tim pasti sudah saling mengenal. Kami akan melakukan review bagaimana mengantisipasi permainan PJ," kata Rinaldo.

Stapac juga mempersiapkan kondisi fisik pemain menghadapi semifinal dengan melakukan latihan beban dua kali dalam sepekan. Menurut Rinaldo, di kota Gudeg ini pula Stapac dapat menaklukkan Pelita Jaya. "Mudah-mudahan itu bisa terulang dan kami bisa melangkah ke grand final, " ujar Rinaldo. 

Sementara itu pimpinan Divisi Merah Satria Muda Pertamina akan ditantang BSB Hangtuah Sumsel yang sukses melaju ke babak ini setelah menundukkan Garuda Bandung di babak playoff, 2-1. Hangtuah akan menjamu Satria Muda di Hi Tes Arena Batam, Kepulauan Riau, Kamis 22 Maret, lalu giliran Satria Muda menjadi tuan rumah di Britama Arena, Sabtu 24 Maret dan jika diperlukan laga penentu akan berlangsung 25 Maret.

"Satria Muda adalah tim sangat tangguh dan komplet. Kalau kita melawan dengan cara one on one pasti kalah. Kita harus melawan sebagai tim, kerjasama harus solid," kata pelatih Hangtuah, Andika S. Saputra. (sim) 

BERITA REKOMENDASI