Tanpa 4 Pemain Andalan, SM Pertamina Tetap Optimis

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Meski tanpa diperkuat empat pemain andalannya, Satria Muda Pertamina (SM Pertamina) yakin mampu menjuarai musim kompetisi liga bolabasket Indonesia (IBL) 2020 yang akan segera digelar pembukaannya 10 Januari mendatang di Semarang.

"Kami optimis akan mampu meraih gelar juara pada musim tahun ini, meski empat pemain SM Pertamina harus bergabung dengan Indonesia Patriots, tim nasional Indonesia yang dipersiapkan jangka panjang untuk menyambut gelaran Piala Dunia FIBA 2023 mendatang," kata Rony Gunawan, Wakil Presiden Bidang Bola Basket SM Pertamina kepada wartawan di Jakarta. Rabu (8/1).

Keempat pemain yang dipanggil memperkuat Timnas tersebut adalah, Laurentius Steven Oei, Hardianus, Kevin Yonas Argadhiba dan Arki D. Wisnu. Meski begitu diakuinya kehilangan empat pemain sedikit banyak mengubah wajah SM Pertamina, namun kepentingan tim nasional Indonesia merupakan prioritas yang akan selalu didukung.

Satria Muda Pertamina (SM Pertamina) akan mengawali perjalanan di awal musim dengan menghadapi NSH Basketball Jumat (10/1) mendatang di Semarang.

Menyambut musim baru yang sudah semakin dekat, SM Pertamina memperkenalkan jajaran pemain dan staf yang akan memperkuat juara Indonesia 10 kali tersebut. Pada IBL 2020, SM Pertamina akan diperkuat oleh susunan pemain yang relatif berbeda dibanding musim-musim sebelumnya.

Manajemen SM Pertamina sigap mengantisipasi absennya empat pemain yang bermain untuk Indonesia Patriots dengan merekrut beberapa nama pemain seperti Bima Riski, Ngurah Wisnu, serta Fadlan Minallah.

Selain rekrutan lokal, SM Pertamina musim ini juga diperkuat oleh 3 legiun asing. Tyquan Scott, Elijah Foster, dan Gary Jacobs Jr dipilih untuk mengenakan seragam SM Pertamina pada musim ini. Proses integrasi ketiganya berjalan dengan cukup baik, Gary Jacobs Jr yang sebelumnya sudah tiga musim bermain di Indonesia mampu membawa Elijah Foster dan Tyquan Scott beradaptasi dengan baik di dalam maupun di luar lapangan.

Ketiganya secara terpisah mengaku antusias dan tidak sabar untuk menyambut musim baru bersama SM Pertamina. Bermain bersama SM Pertamina akan menjadi pengalaman pertama bagi Elijah Foster dan Tyquan Scott bermain di Benua Asia.

Musim 2020 juga akan menjadi musim perdana bagi Milos Pejic, pelatih berkebangsaan Serbia yang didapuk sebagai nahkoda SM Pertamina pada medio Oktober lalu. Sejak awal Milos Pejic mengatakan bahwa fokusnya adalah membangun sistem yang baru dalam permainan SM Pertamina.

“Saya gembira dengan persiapan yang kami jalani, semua pemain  kami dalam kondisi yang fit. Setiap hari kami terus bekerja keras untuk jadi lebih baik disegala aspek,” ungkap Milos.

Ditanya mengenai target, Milos menjabarkan bahwa target utamanya adalah memberikan 100 persen pada setiap pertandingan. “Tim Satria Muda akan menjadi tim pejuang, fighter, sesuai dengan namanya. Dalam setiap pertandingan kami ingin selalu memberikan 100 persen yang kami miliki, ujarnya.

Presiden Klub Satria Muda Pertamina, Robbyanto Budiman secara terpisah menerangkan bahwa pada musim kompetisi ini Satria Muda Pertamina harus tetap menjadi tim yang kompetitif. “DNA Satria Muda adalah DNA juara, kami akan mencoba yang terbaik untuk merealisasikan hal ini, imbuh Robby. (sim)

 

BERITA REKOMENDASI