Tenis Meja Mulai Memasyarakat di Purworejo

PURWOREJO, KRJOGJA.com  – Cabang olahraga (Cabor) tenis meja, dinilai sebagai olahraga dengan biaya murah, sehingga mudah memasyarakat. Bahkan stok atlit tenis meja di Kabupaten Purworejo tidak akan habis.

“Kita sudah memiliki banyak atlit untuk berbagai kejuaraan, mulai tingkat daerah hingga nasional,” kata Ketua Pengcab Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Purworejo Yophy Prabowo SH, Minggu (4/8).

Di sela-sela kegiatan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Purworejo 2019 cabang tenis meja di Auditorium Kasman Singodimejo Kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) Yophy Prabowo menjelaskan, bahwa minat cabor ini di Purworejo cukup tinggi. Tidak banyak membutuhkan, biaya, fasilitas mudah, termasuk tempat juga tidak membutuhkan lapangan khusus. “Hampir di semua tempat masyarakat mudah menemukan tempat untuk olahraga ini,” jelasnya.

Sementara penjaraingn atlit tenis meja lanjut Yophy Prabowo, sudah dimulai dari tingkat paling bawah dengan menggelar Pekan Olahraga tingkat Kecamatan (Porcam). “Para juara di tingkat kecamatan ini, kita kirim ke Porkab. Pembinaan ini akan terus berjenjang,” tandasnya.

Yophy Prabowo juga berharap melalui ajang Porkab ini dapat menjaring masyarakat yang benar-benar menggemari olahraga ini. “Dukungan dari berbagai pihak termasuk Porkab ini akan mampu memajukan olahraga, sekaligus memasyarakatkan olahraga,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Ketua KONI Purworejo R Muhammad Abdullah SE SH menambahkan, Porkab ini merupakan ikhtiar semua dalam rangka mengangkat prestasi sekaligus menjaring bibit atlit dari seluruh pelosok Purworejo. (Nar)

BERITA REKOMENDASI