‘Tour de Pirikan’ 2017 Gowes Patriotis yang Menempuh Bandung – Borobudur

BANDUNG, KRJOGJA.com – Untuk ketiga kalinya perhelatan Tour de Pirikan (TdP) yang dilaksanakan oleh PESIAR (Pencinta Sepeda Ikastara), sebuah komunitas bersepeda alumni SMA Taruna Nusantara (SMA TN) Magelang digelar pada tanggal 21 hingga 23 September 2017 dengan rute Bandung – Tasikmalaya – Cilacap – Borobudur Magelang dengan jarak 427 km. Tour de Pirikan 2017 kali ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas pesepeda alumni SMA TN, Pamong (guru) SMATN, dan masyarakat umum pecinta sepeda jarak jauh.

Pemberangkatan peserta Tour de Pirikan tahun 2017 dilakukan Kamis (21/09/2017) pagi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H Deddy Mizwar dengan mengibarkan bendera START di halaman Gedung Sate Bandung untuk menempuh etape pertama Bandung – Tasikmalaya dengan jarak 124 km. “Saya selalu salut atas kreasi dan prestasi yang selalu ditunjukkan oleh alumni SMA Taruna Nusantara Magelang dalam berkontribusi kepada masyarakat,  bangsa dan negara ini. Semoga Tour de Pirikan 2017 inipun menjadi bagian dari pengabdian alumni SMA TN bersama kader-kader pembangunan bangsa lain untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara ini," tutur Deddy Mizwar sesaat sebelum mengibarkan bendera Start.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di setiap tempat perhentian, seluruh peserta TdP dibantu oleh alumni SMA TN yang lain, pihak-pihak terkait dan pihak sponsor melakukan kegiatan bakti sosial yang meliputi pengobatan gratis, sumbangan buku dan pemberian bea siswa bagi murid SMP berprestasi di wilayah yang dilewati seperti Tasikmalaya dan Cilacap pada tahun 2017 ini.

Sejarah Tour de Pirikan pertama dilaksanakan pada tanggal 2-5 September 2015 dari Jakarta-Magelang dengan menempuh jarak 525 km yang merupakan bagian dari peringatan ulang tahun perak 25 tahun SMA Taruna Nusantara (1990-2015). Saat itu ada 4 etape yaitu Jakarta – Indramayu – Pekalongan – Temanggung – Magelang yang diikuti oleh 40 peserta dengan Ketua Panitia yang juga pimpinan Tour de Pirikan 2015, Noke Fajar Prakoso alumni SMA Taruna Nusantara angkatan 3.

“Touring sepeda yang pertama ini merupakan bagian dari konstribusi para alumni SMA TN dalam peringatan ulang tahun SMA TN ke-25. Tidak hanya gowes, namun kita juga akan melakukan kegiatan sosial di Pekalongan berupa pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil beresiko dan pasar sembako murah,” tambah Noke saat itu.

Tour de Pirikan kedua menempuh rute yang sama seperti yang pertama yaitu jalur pantura. Sedangkan pada Tour de Pirikan yang ketiga pada tahun 2017 ini digelar dengan menempuh jalur selatan Jawa Barat – Jawa Tengah dengan tiga etape yang dipimpin oleh Pangesti Adji (salah satu alumni SMA Taruna Nusantara angkatan 11) yang merangkap Ketua Panitia Tour de Pirikan 2017.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini pun kami mengadakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian bea siswa dan sumbangan buku-buku bagi masyarakat dan siswa di Tasikmalaya dan Cilacap. Rencananya kegiatan Tour de Pirikan 2017 ini akan berakhir di Candi Borobudur dengan melewati kampus SMA Taruna Nusantara Magelang pada hari Sabtu sore sekitar pk. 16.00,” tutur Pangesti Adji.

Rencananya Kepala SMA Taruna Nusantara, Drs Usdiyanto, M Hum akan menyambut kedatangan rombongan di Pelataran Balairung Pancasila bersama seluruh siswa SMA Taruna Nusantara. “Selain sebagai bagian dari pengabdian alumni SMA TN kepada masyarakat, Tour de Pirikan ini juga merupakan kegiatan yang diharapkan menjadi sumber motivasi dan sumber inspirasi bagi siswa SMA Taruna Nusantara dan siswa-siswa lainnya yang menyaksikan pelaksanaannya,” jelasnya.

Banyak persiapan yang telah dilakukan oleh para calon peserta, diantaranya latihan gowes bareng ratusan kilometer agar mampu melahap setiap etape. “Kami wajibkan para peserta TdP untuk mengikuti  latihan pra-TdP minimal dua kali atau bagi peserta di luar Jabodetabek harus menyetor menu latihan gowes 150 km dan 75 km dalam dua hari berturut-turut,” pungkas Pangesti Adji.

Yang menarik dalam Tour de Pirikan yang ketiga ini, adalah Bambang Edi Suparyanto, 52 th, seorang pamong SMA Taruna Nusantara (guru Sosiologi)   yang selalu ikut serta dalam setiap TdP meski usianya tidak muda lagi. Bahkan Pak BES, begitu ia biasa disapa, sudah sejak 4 hari sebelumnya berangkat dari Magelang ke Bandung mengayuh sepeda bersama satu kawannya yang lain untuk bergabung Tour de Pirikan 2017 yang menempuh Bandung – Magelang tanggal 21 – 23 September 2017 ini. Pamong yang satu ini memang memiliki hobby touring bersepeda atau lari jarak jauh. Banyak trek yang pernah diikutinya di berbagai tempat di Indonesia.(*)

 

BERITA REKOMENDASI