Usain Bolt, Berkat lari Jadi Peraih Medali Emas Olimpiade Terbanyak

USAIN Bolt dapat dibilang sebagai fenomena di cabang olahraga lagi. Bagaimana tidak, sprinter asal Jamaika itu mampu meraih sembilan emas dari empat kali kesempatan tampil di Olimpiade.

Pada Olimpiade perdana yang diikuti yakni di Athena, Yunani pada 2004, Bolt gagal meraih medali. Bahkan, sprinter yang kini berusia 29 tahun itu sudah tersisih di fase kualifikasi. Setelah bekerja keras tanpa kenal lelah, Bolt sukses menjadi runner-up di Kejuaraan Dunia 2007 pada nomor 200 meter putra.

Hasil positif itu memantik Bolt untuk meraih hasil maksimal saat mentas di Olimpiade Beijing 2008. Tidak tanggung-tanggung, Bolt langsung menyabet tiga emas sekaligus dari nomor 100 meter, 200 meter dan estafet 4 x 100 meter.

Tidak hanya di Olimpiade Beijing, hal yang sama dilakukan di Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016. Di Olimpiade Rio, Bolt meraih medali emas nomor 100 meter setelah menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 9,81 detik.

Di nomor 200 putra, Lightning Bolt –julukan Bolt– juga meraih emas setelah mencatatkan waktu 19,78 detik. Sementara di nomor 4 x 100 meter, Bolt bersama tiga rekannya sukses mengemas waktu terbaik 37,27 detik.

Dengan dominasi yang masih ditunjukkan, bukan tak mungkin pemegang rekor dunia 100 meter itu (9,58 detik) masih akan melanjutkan dominasinya di Olimpiade 2020 yang dilangsungkan di Tokyo, Jepang. (*)    

 

 

BERITA REKOMENDASI