Alam Bawah Sadar Komputer

Editor: Agus Sigit

TANPA kita sadari, kegiatan seperti berpikir, mengingat, mempunyai insting bertindak dalam kondisi tertentu, bahkan merasakan haus dan lapar, semua itu diatur oleh alam bawah sadar. Itu adalah hal yang sama yang diungkapkan oleh Bapak Psikoanalisis terkemuka, yaitu Sigmung Freud. Dan alam bawah sadarlah yang memiliki banyak berperan untuk pengembangan diri kita sendiri.

Lantas, apa hubungan itu semua dengan komputer? Konsep dari alam bawah sadar pada manusia sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan komputer. Pada dasarnya komputer personal, laptop, dan gadget lainnya adalah “sekumpulan perangkat elektronik terpisah yang mempunyai peran tersendiri demi menyelesaikan perintah penggunanya”.

Sekumpulan perangkat elektronik pada komputer itupun sama seperti layaknya manusia dengan organ tubuhnya, yang dikendalikan oleh alam bawah sadar. Hanya saja, yang mungkin belum diketahui orang awam ialah komputer mempunyai nama alam bawah sadar tersendiri, yaitu BIOS (Basic Input Output System).

Bagi orang awam mungkin akan berpikir “Bukankah komputer itu diatur oleh sistem operasi seperti Windows, Macios, Linux, android dan lain lain?”. Jawabannya adalah iya, memang benar sistem operasi seperti Windows digunakan untuk mengatur komputer kita. Akan tetapi, perlu digaris bawahi bahwa fungsi BIOS dan sistem operasi itu berbeda.

Sistem operasi sudah seperti jembatan yang menghubungkan pengguna komputer menuju program/perangkat lunak yang dibutuhkan. Sedangkan BIOS mempunyai peranan untuk memeriksa kondisi “fisik” dari komputer, apakah semua perangkat di dalam komputer baik-baik saja atau tidak.

Sederhananya seperti ini, ketika kita ingin menulis, pasti insting kita akan memastikan terlebih dahulu, apakah kita dalam kondisi sehat atau lelah, suasana hati kita sedang baik atau tidak, dan yang terakhir memeriksa apakah tersedia peralatan untuk menulis atau tidak. Ketika semua kondisi memungkinkan untuk menulis, barulah kita akan memakai kepintaran kita untuk menuliskan sesuatu. Insting umpama BIOS, dan Sistem Operasi adalah kecerdasan kita.

Lalu, apa keuntungan kita mempelajari sistem BIOS? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, BIOS mempunyai fungsi menangani perangkat keras yang ada di dalam sebuah komputer. BIOS bisa memperingati kita jika terdapat komponen yang bermasalah dengan mengeluarkan bunyi beep dan pesan error saat komputer dinyalakan.

Tidak hanya itu, jika kita menginginkan performa tinggi pada komputer kita, kita bisa meningkatkan persentase kinerja Hardware kita pada sistem BIOS dengan cara “Overclock”. Pada umumnya persentase kinerja Hardware kita sedari awal ditetapkan pada setingan pabrik dan masih bisa ditingkatkan manual. Namun perlu diingat, cara ini sangat tidak disarankan terutama bagi anda yang masih minim pengetahuan tentang Overclocking dan ingin agar perangkat anda awet lebih lama.

Jadi, sudahkah anda mengenal alam bawah sadar komputer atau perangkat anda?****

Rizky Yanuarta
(mahasiswa Prodi Informatika Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)

BERITA REKOMENDASI