Begini Cara Benar Merawat Aki Motor

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Komponen baterai atau lebih dikenal sebagai aki merupakan salah satu bagian vital dari sebuah sepeda motor. Pada sepeda motor terkini yang telah dibekali dengan teknologi injeksi, sebagian besar sumber tenaga listrik berasal dari aki sedangkan sumber lainnya dihasilkan oleh generator / spul pengisian.

Kondisi aki yang prima dapat memberikan daya listrik yang optimal ke setiap bagian kelistrikan. Namun saat kondisi performa aki menurun, kemampuan suplai daya listriknya akan berkurang dan secara signifikan berpengaruh pada kinerja bermacam komponen sepeda motor.

Menanggapi hal itu, Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro berbagi tips mengenai hal-hal apa saja yang harus diperhatikan agar kinerja aki sepeda motor kesayangan selalu optimal.

1. Panaskan Mesin Sepeda Secara Berkala

Mobilitas masyarakat yang jauh berkurang di masa PPKM mengakibatkan banyak sepeda motor yang tidak digunakan dalam waktu yang lama. Oleh karena itu sangat direkomendasikan untuk memanaskan mesin setidaknya 2 atau 3 hari sekali. Fungsinya untuk mengaktifkan sirkulasi pelumas ke mesin sekaligus menjaga daya aki tetap penuh.

2. Periksa Area Terminal Aki
Proses oksidasi di lingkungan yang lembab dapat menimbulkan kerak berwarna putih di area terminal aki. Lambat laun kerak ini bisa menghambat proses aliran listrik. Oleh karena itu jika area terminal terdapat banyak kerak putih, maka segera bersihan dengan menggunakan air panas. Jangan lupa untuk melepas terminal dari kutub aki terlebih dahulu. Jika ragu untuk melakukannya sendiri, segeralah bawa ke AHASS terdekat untuk mendapatkan perawatan.

3.Lakukan Pengecekan Secara Rutin
Pemeriksaan rutin dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik dan daya aki. Perlu diketahui apakah kondisi fisiknya masih dalam keadaan baik atau ada perlu penggantian. Selain itu, pengendara atau mekanik akan mengetahui apakah daya aki masih dalam kondisi optimal atau drop. Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor secara berkala di AHASS terdekat agar performa dan komponen sepeda motor selalu dalam kondisi prima.

4.Perhatikan Penggunaan Aksesoris Motor dan Modifikasi Kelistrikan

Penggunaan aksesoris kelistrikan yang bukan standar pabrikan seperti perubahan tipe klakson (horn), pemasangan sirene, hingga penambahan lampu variasi akan menambah beban kerja aki. Beban kerja aki yang berat dalam waktu lama akan membuat usia pakainya semakin pendek. Selain itu, proses pemasangan aksesoris kelistrikan yang tidak benar beresiko menimbulkan hubungan arus pendek atau korsleting.

“Jika dilakukan dengan benar, 4 hal sederhana tadi bisa memperpanjang usia aki dan membuat kondisi aki selalu optimal. Harapannya dengan kondisi aki yang baik performa motor bisa terjaga dan dapat mendukung kebutuhan mobilitas saat dibutuhkan,” jelasnya. (Awh)

 

BERITA REKOMENDASI