20 Perguruan Tinggi Taiwan Tawarkan Kesempatan Studi Kelas Dunia

YOGYA, KRJOGJA.com – Taiwan Education Center (TEC) Indonesia mengadakan pameran Taiwan Higher Education Fair (THEF) 2018 di University Club (UC) UGM Yogyakarta, Rabu (7/2/2018). Sedikitnya 20 perguruan tinggi negeri dan swasta di Taiwan berpartisipasi dalam pameran ini sebagai ajang sosialisasi dan promosi. Di antaranya National Taiwan University, Tunghai University, National Sun Yat-sen University, Taipei Medical University, Providence University dan Tzu Chi University.

Chairman TEC Indonesia, Rini Lestari mengatakan, kualitas pendidikan di Taiwan diakui banyak negara merupakan salah satu yang terbaik di Asia. Lingkungan akademis yang sangat research-oriented dan fasilitas yang memadai, menjadikan Taiwan salah satu negara tujuan studi populer di kalangan akademisi internasional.

"Pameran ini menjadi keaempatan emas bagi masyarakat terutama mahasiswa Indonesia mendapat kejelasan informasi mengenai bobot pendidikan di Taiwan sehingga menarik minat untuk meneruskan studi ke negeri Formosa ini," terang Rini kepada wartawan disela pameran. Setelah di Yogyakarta, pameran serupa akan diselenggarakan di Semarang pada 9 Februari mendatang, tepatnya di Ballroom 1 dan 2 Crowne Plaza Hotel Semarang.

Menurut Rini, Taiwan juga dikenal dengan kekuatan di bidang teknologi dan engineering, terutama yang berkaitan dengan semi-conductor. Banyak perusahaan besar di Tiwan seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), Asus, HTC dan AU Optronics (AUO)-produsen TFT-LTD. Maka dari itu jurusan yang berkaitan dengan itu, misalnya Teknik Kimia, Teknik Material, computer science, electronic engineering menjadi jurusan yang sangat diandalkan.

"Pendidikan di Taiwan sangat dikenal dengan atmosfer penelitiannya serta menyediakan banyak beasiswa yang bisa diakses," katanya. Jumlah mahasiswa Internasional yang sedang studi Taiwan sekitar 40.000 mahasiswa.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budi Santoso Asrori mengatakan, tahun 2016 jumlah mahasiswa Indonesia yang studi di Taiwan mencapai 4.394 orang atau terbesar ketiga setelah Malaysia dan Jepang. Menurutnya, pertukaran pelajar dan budaya sangat penting untuk mempererat kerja sama Indonesia dan Taiwan. Sedangkan Kepala Kantor Urusan Internasional UGM I Made Andi Arsana mengatakan, dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat di Taiwan, saat ini kiblat perguruan tinggi di dunia mulai bergeser ke Taiwan. (Dev)

Baca Juga : Gemes! Sekolah di Jogja Jadi Sasaran Maling

BERITA REKOMENDASI