38 Mahasiswa Indonesia Ikuti Young Sociopreneurship Leader

BANGKOK, KRJOGJA.com  – Sebanyak 38 mahasiswa se-Indonesia yang tergabung dalam program Asia Young Sociopreneurship Leaders  Exchange (AYSLE) 2018 mengunjungi KBRI Indonesia di Bangkok, Thailand pada Jumat 9 Maret 2018. Program ini diadakan oleh Youth Center To Act For Nation (YOUCAN) sebagai upaya peningkatan  kualitas generasi muda dan sebagai pemberdayaan pemuda.

Acara berlangsung sejak 7 Maret  2018 hingga 11 Maret 2018. Salah satu dari perserta AYSLE juga ada yang berasal dari Filipina. Mereka berkompetisi dalam penulisan dan presentatsi paper tentang ide inovatif dari anak muda. 

Menurut Ketua Rombongan, Aan Fajar Lestari SS tujuan diadakannya kunjungan ke KBRI ini adalah untuk mengetahui lebih detail kegiatan KBRI  Indonesia di Thailand khususnya dalam bidang pendidikan dan untuk mengerti lebih mendalam hubungan bilateral Indonesia Thailand.  Kunjungan itu disambut oleh Atase Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Mustari MPd dan jajarannya.

Beliau menyampaikan senang sekali atas kunjungan tersebut dan mendukung adanya program pemberdayaan pemuda yang berbasis pendidikan. Pemberdayaan  pemuda memang sangat diperlukan dalam pembangunan bangsa karena Negara yang kuat harus memiliki generasi yang berkualitas.

Beliau menuturkan, ada 4 fungsi utama KBRI Indonesia di Bangkok ini, yaitu fungsi representasi, pembinaan, pengembangan dan perlindungan. selain itu beliau juga menambahkan, bahwa Thailand berhasil menarik setidaknya 1500 turis Indoensia per hari di Thailand. 

Beliau menghimbau, upaya apa yang bias pemuda Indonesia lakukan untuk menarik turis asing ke Indoensia? Setidaknya, semua bisa dilakukan dari memperbaiki  diri sendiri sebagai cerminan Negara Indonesia. Apabila sebuah Negara itu ramah, menyenangkan, bersih, dan nyaman tentu akan banyak turis yang datang.(*)

BERITA REKOMENDASI