5 Hari Sekolah Tidak Menganggu Aktifitas Anak

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pelaksanaan lima hari sekolah di Kabupaten Purworejo diyakini tidak akan mengganggu daya aktifitas anak di rumah. Bahkan setiap anak yang memiliki kewajiban membantu orang tua di
rumah, selepas sekolah, tetap bisa berjalan dan bahkan akan mendapat nilai.

"Lima hari sekolah sifatnya hanya memenuhi jam belajar delapan jam setiap hari. Karena kelebihannya merupakan kegiatan ekstra kurikuler, untuk pengembangan bakat dan daya kreatifitas anak,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Purworejo Dr H Achmad KasinuMPd, Rabu (5/7).

Diakui, sesuai Permendibud Nomor 23 Tahun 2017 tentang 5 hari sekolah, Purworejo sifatnya menganut pada pasal 9 ayat 1, yakni bilamana sekolah sudah siap SDM.  “Jadi lima hari sekolah untuk tingkat SLTP dan SD tahun ini sifatnya masih uji coba. Jika positif bisa dijanjutkan, namun jika hasilnya negatif bisa kembali seperti semula,”
papar Achmad Kasinu.

Dijelaskan, pelaksanaan lima hari sekolah, tidak sepenuhnya siswa berada di dalam kelas selama delapan jam setiap hari. Namun kelabihannya merupakan pendidikan ekstra kurikuler dan disesuaikan dengan bakat dan minat siswa, dan guru tidak pulang. (Nar)

BERITA REKOMENDASI