60 Peserta Kewirausahaan Produktif Terintegrasi Jalani Pelatihan

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sebanyak 60 peserta yang lolos seleksi pendaftaran mendapat pelatihan kewirausahaan produktif terintegrasi dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kulonprogo yang bekerjasama dengan Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Bekasi.

Pelatihan diselenggarakan lima hari mulai Senin – Jumat (27-31/1/2020) di BPK Kulonprogo. Melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan perekonomian, kualitas tenaga kerja dan menyiapkan para wirausaha produktif di berbagai bidang.

Kepala BBPP Bekasi Chairul Fadhly Harahap mengungkapkan jumlah kelompok usia produktif di Indonesia cukup tinggi. Bonus usia produktif  tersebut menjadi aset pemerintah untuk meningkatkan kualitas produktivitas perekonomian.

“Saat ini waktu yang tepat untuk membangun SDM unggul, produktif dan mampu berdaya saing dengan menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan terintegrasi,” tutur Chairul Fadly Harahap pada pembukaan pelatihan yang disampaikan Kepala TU BBPP Bekasi, Ibnu Wiyoto.

Berdasarkan data BPS Agustus 2019, katanya jumlah angkatan kerja di Indonesia sekitar 133,56 juta orang, bertambah sekitar 2,55 juta dibandingkan data BPS di Agustus 2018. Adapun jumlah pengangguran sekitar 2,5 juta atau mengalami kenaikan sekitar 50 orang dibandingkan Agustus 2018.

Selain Kepala TU BBPP Bekasi, turut hadir pada acara pembukaan dihadiri Asisten Pembangunan Sekda Bambang Tribudi Harsono, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans) Eko Wisnu Wardhana, utusan perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Sosial PPA dan Kepala BLK Kulonprogo Suradiman.

Bambang Tri Budi Harsono mengharapkan para peserta dengan penuh kesadaran dapat mengikuti pelatihan yang mendapat supproting dari BBPP Bekasi dari awal hingga selesai. Melalui kegiatan tersebut mampu mengurangi angka pengangguran di Kulonprogo.

“Angka kemiskinan di Kulonprogo masih tinggi. Dengan mengikuti pelatihan dapat menambah wasasan ketrampilan dan memberikan kesempatan kerja orang lain,” tutur Bambang Tri Budi Harsono.(Ras)

BERITA REKOMENDASI