617 Juta Anak dan Remaja di Dunia Tak Mahir Membaca dan Matematika

PARIS, KRJOGJA.com – United Nations Organization for Education, Science and Culture Organization (UNESCO) Institute for Statistics (UIS) melaporkan 617 juta anak dan remaja di dunia tak mencapai tingkat kemampuan minimum dalam membaca dan matematika.

Dalam laporan UIS, angka paling tinggi dilaporkan terjadi di Sub-Sahara Afrika dan Asia Selatan serta Tengah. UIS, yang memperingatkan mengenai krisis belajar mendapati lebih dari 387 juta anak usia sekolah dasar dan 230 remaja usia sekolah menengah pertama tidak memiliki tingkat kemampuan minimum dalam membaca dan matematika.

“Dua pertiga anak-anak usia sekolah dasar dan lebih separuh anak usia sekolah pertama tak bisa mencapai tingkat kemampuan minimum dalam membaca meski mereka berada di ruang kelas,” ungkap Direktur UIS Silvia Montoya seperti dilansir kantor berita Xinhua, Jumat (22/9/2017).

UIS menyatakan masalah tersebut terjadi akibat kurangnya akses dan anak-anak yang keluar dari sekolah hanya memiliki sedikit atau tidak memiliki kesempatan untuk mencapai tingkat kemampuan minimum.

Selain itu, ungkap Silvia, ada kegagalan untuk mempertahankan setiap anak tetap belajar dan mempertahankan mereka tetap di jalur. Kualitas pendidikan juga menjadi salah satu faktor.

“Data-data ini mengkhawatirkan, baik dalam hal penyia-nyiaan potensi manusia dan prospek untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Data baru ini adalah seruan untuk bangun bagi penanaman modal yang jauh lebih besar di bidang kualitas pendidikan,” beber Silvia Montoya. (*)

BERITA REKOMENDASI